Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengunjungi Taman Ayu, Singapadu, Gianyar, Bali. Arief tampak tertegun menikmati suasana sejuk di taman seluas 5 hektare itu.
Sungai besar yang tenang mengalir di bawah, dan Pura Beiji di bibirnya, memperkuat cita rasa Bali, sebagai destinasi nomor wahid dunia versi TripAdvisor 2017.
"Tempat ini bagus, luas, pohon-pohon langka tertata rapi," ucap Arief dalam rilisnya, Jumat (13/10/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Silakan datang ke tempat ini, kapasitas parkirnya bisa 10-20 bus, tidak kelihatan besar dari luar, tetapi jika masuk, seperti kantung semar. Besar dan luas di bagian dalam," kata Arief.
Atraksi lain adalah adanya proses pembuatan kopi dari luwak yang dijemur, lalu di goreng (sangrai), atau roasting, tanpa minyak, hingga biji kopinya warna cokelat. Di Taman Ayu itu ada tempat menggoreng dengan api dari kayu bakar.
"Ini atraksi bagus, edukatif, dan bisa dilihat langsung," jelas Arief. Kedatangan Menpar disambut pemilik Taman Ayu, I Wayan Ramantha, bersama anaknya, Komang. "Dulu cerita soal Taman Ayu ini, dulu ibu saya sakit. Lalu bapak saya membuat taman seperti ini, sekaligus untuk penyembuhan," ujar Komang.
Taman Ayu memiliki 18 kamar, swimming pool, meeting points, Taman Ayu Shop, gazebo dan tempat nongkrong dengan lapangan parkir yang luas.
Sebelumnya, Arief juga berdialog dengan GM Inaya Putri Hotel di Nusa Dua, Bali, Mantra. Menurutnya, okupansi hotelnya masih 87% naik dari tahun lalu.
"Wisman dan wisnus masih oke, nyaman berada di Bali," ungkap Mantra.
Dalam kunjungannya, Arief didampingi Deputi BPDIP Dadang R. Ratman, Staf Khusus Bidang Komunikasi Don Kardono, Staf Khusus bidang Aksesibilitas Udara Judi Rifajantoro, dan Staf Khusus bidang IT Samsriyon, Ketua GIPI dan sekaligus Wakil Ketua Bali Tourism Hospitality Ida Bagus Partha, Ketua Umum DPD Putri I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha, Ketua STP Nusa Dua Bali Byomantara. (syah/adv)












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru