Atambua, Siap-siap Dihibur Judika di Festival Crossborder

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Atambua, Siap-siap Dihibur Judika di Festival Crossborder

Advertorial - detikTravel
Rabu, 22 Nov 2017 15:04 WIB
Atambua, Siap-siap Dihibur Judika di Festival Crossborder
Jakarta - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar Festival Crossborder di perbatasan Indonesia-Timor Leste, tepatnya di Atambua. Festival ini diyakini akan makin mendatangkan banyak wisatawan mancanegara (wisman). Pasalnya, penyanyi Judika akan diundang demi menghibur para pengunjung.

Festival Crossborder ini akan digelar Jumat (1/12/2017) di Lapangan Simpang Lima Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kemenpar rutin menggelar konser di daerah perbatasan guna menjaring wisman ke Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan Kemenpar dan Pemerintah Daerah Atambua berharap penampilan Judika memberikan dampak positif bagi geliat pariwisata di Atambua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Atambua daerah paling dekat dengan perbatasan antara Indonesia dengan Timor Leste. Atambua menjadi pintu perbatasan Mota'ain menghubungkan antara Indonesia dengan Timor Leste. Lokasi ini sangat berpotensi mendatangkan wisatawan," ujar Esthy.

Judika Nalon Abadi Sihotang sudah menjadi artis papan atas Indonesia. Nama pria berdarah Batak ini sudah meroket begitu dia meraih runner up di ajang Indonesia Idol pada 2005.

Esthy menjelaskan Kemenpar sengaja mendatangkan Judika karena wisman Timor Leste sudah tidak asing lagi dengan lagu-lagu andalan, seperti 'Bukan Dia Tapi Aku', 'Mama Papa Larang', dan 'Akulah yang Tersakiti'.

Selain Judika, Kemenpar turut mengundang aktris lokal Timor Leste, Maria Vitoria. Suara dan wajah Maria pernah mengudara di kontes menyanyi dangdut, Academy Asia di Indosiar.

"Selain Judika, juga ada penyanyi dangut asal Timor Leste Maria Vitori . Dia jebolan Dangdut Academy Asia. Juga seniman lokal Atambua serta beberapa performance dari SMA Taruna Mandiri dan GSNF. Untuk info lebih lengkap bisa di cek di Instagram @festivalcrossborder," katanya.

Crossborder area atau daerah perbatasan menjadi sasaran Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia juga mengungkapkan kini infrastruktur di perbatasan sudah sangat ciamik. Mulai semua pintu, jalan, hingga akses menuju Kota Atambua sudah memadai.

"Presiden Joko Widodo menekankan pembangunan di perbatasan karena memang perbatasan adalah wajah Indonesia. Kami bakal terus tingkatkan budaya dan atraksi di perbatasan agar wisatawan nyaman datang ke Indonesia," ujar Arief.

Ia mengatakan Konser Musik Festival Crossborder Atambua ini dapat meningkatkan persahabatan antara Timor Leste dan Indonesia serta sebagai sarana promosi Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai salah satu destinasi di NTT.

"Kita buat negara tetangga untuk hadir dan datang ke negara kita. Silakan menikmati alunan musik Wonderful Indonesia. Dengan datangnya para wisatawan Timor Leste, secara otomatis akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di perbatasan. Gol yang lebih luasnya lagi adalah mampu menarik minta investor untuk menanamkan modalnya di perbatasan Tanah Air," jelasnya. (adv/adv)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads