Disana kami berjumpa dengan seorang pria yang berjongkok di leneng yang ada di sisi bangunan. Pria itu berselimut sarung seperti orang kedinginan. Udara yang berhembus di sekitar sumur di Dataran Tinggi Dieng memang dingin. Pria tersebut menyanding tumpukan batu berukuran kecil yang memang dipersiapkan khusus untuk dilemparkan kearah Sumur Jalatunda.
“Batu ini di lempar kearah sumur, nanti kalau bisa lewat minimal satu kali, keinginannya terkabul” jelas pria tersebut ketika kami menanyakan tentang batu yang disandingnya. Untuk satu kali melempar batu keseberang sumur, pria ini mematok harga Rp. 1.000,-. Warga sekitar juga menyakini di dalam sumur Jalatunda ini terdapat lorong yang terhubung ke Laut Selatan.
(gst/gst)










































