Kabuenga kali ini diadakan di Desa Wapia pia. Saat kami hadir warga sudah sibuk berkumpul di lapangan dengan sebuah ayunan besar terbuat dari bambu dan janur. Dan rupanya bukan hanya kami yang tertarik untuk meliput acara tersebut. Karena ada satu tim besar pembuat film dari Jakarta yang turut hadir dan mendokumentasikan prosesi ini. Kebetulan filmnya bertema romantis dengan latar belakang kebudayaan suku Bajau.
Yang menarik mata saya tentunya adalah dandanan para gadis Wapia-pia. Semua terlihat cantik dengan baju adat, atau disebut Baju Wolio, lengkap dengan aksesorisnya. Sang remaja cantik terkonde yang disebut panto. Aksesorisnya mulai dari anting, gelang atau keronco, dan ikat pinggang keemasan. Kain tenun adat juga dilengkapi dengan benang-benang keemasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β (gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan