8 jam perjalanan dengan transportasi darat dan kemudian dilanjutkan 5 jam perjalanan dengan jalan kaki cukup melelahkan buat kami,,
Subuh dinihari kami pun tiba di salah satu desa di Kabupaten Sidrap, provinsi sulawesi selatan,, TANA TORO mereka menyebutnya,,nama desa yang tentunya sangat asing bagi warga kota dan kami tentunya yang setiap harinya hanya bergelut dibangku kuliah..
PRA IX,
dan Tana Toro merupakan desa kesembilan yang kami kunjungi..yang setelah tahun kemarin kami mengunjungi salah satu desa di Kabupaten Gowa provinsi Sulawesi Selatan..
Setelah beristirahat kurang lebih 2 jam di rumah pak Desa.. saatnya menyamar..hehe
Dengan mengubah penampilan yang hampir mirip dengan warga desa,dengan sarung yang melilit dipinggang, tanpa barang-barang mewah,hp, aksesoris dan aksesoris laiinya, dan tuntunya dengan berjalan tanpa alas kaki, Kami pun beraksii!!
hehe,, jadi tidak banyak foto yang bisa kami dapatkan dari lokasi..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan pendakatan begitu kami berharap komunikasi dengan waga menjadi lancar dan data yang kami dapatkan pun bisa maksimal.
Selama 5 hari jadi warga kampung,, berkeliling dusun, naik gunung, nyebrang sungai, berkebun, dan panen jagung..
Saatnya mengumpulkan data, mengolah, dan inventaris masalah..
Tibalah di hari terkahir dari petualangan kami,,
Seluruh aparat pemerintahan kami ajak duduk bersama dengan warga desa, dan mencari pemecahan dari masalah yang kami dapatkan selama 6 hari di desa subur yang tiap inci tanahnya diisi dengan pohon durian dan rambutan itu.
Tugas kami pun selesai,,
Senyuman polos menandakan ucapan terima kasih dari warga desa mengiringi perjalanan kepulangan kami,,
tidak lupa membungkus apa bisa dibungkus..hehe..
"kalau ada sumur diladang bolehlah kita menumpang mandi,,kalau tibalah musim durian insyaAllah kita kan bertemu lagi.."
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok