Sesampai di Sariater kami langsung berganti pakaian dengan hanya memakai celana pendek. Disana masih sepi karena memang pada saat itu sekitar jam 03.30 am. Pikiran kami pun akhirnya ditenangkan setelah berbulan-bulan kami dihadapkan dengan proyek pekerjaan pemerintah. Selang beberapa saat pengunjung pun sudah berdatangan walau tidak banyak. Matahari mulai muncul, indah sekali memang menikmati sunrise sambil berendam dan munum segelas coklat panas. Tak berapa lama kami pun siap-siap untuk beranjak, saya pikir kami akan langsung pulang namun Ayah saya kembali mengajak untuk mendatangi Gunung Tangkuban Perahu.
Jalan menanjak, pohon dimana-mana, kupu-kupu dan burung berterbangan, bau belerang menyengat oh tampak sekali keindahan bumi alam Sang Pencipta Allah SWT.Teman kerja Ayah yang sebelumnya belum pernah ke Bandung mengaku bangga dengan keindahan Gunung Tangkuban Perahu. Satu jam kemudian kami langsung meninggalkan tempat dan begegas untuk pulang ke rumah di Tasik.
Pikiran dan badan kami pun serasa dimanjakan
(gst/gst)











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan