Berikut adalah 5 tempat asyik berbelanja pernak-pernik Imlek, yang dihimpun detiktravel, Rabu (18/1/2012):
1. Kota Wisata Cibubur
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Glodok
Tempat kedua yang asyik dijadikan tempat belaja pernak-pernik Imlek adalah Pasar Glodok. Pasar ini memang selalu penuh dengan berbagai macam pernak-pernik khas China meskipun bukan saat Imlek. Nah, bisa dibayangkan sebanyak apa pernak-pernik khas Imlek yang ada menjelang Imlek seperti saat ini. Berbagai jenis barang bernuansa merah dan emas memenuhi pasar ini. Pusat jual-beli perlengkapan Imlek yang paling ramai di Glodok ada di Pasar Petak 9.
3. Passer Baroe
Meskipun Passer Baroe terkenal sebagai tempat jual-beli sepatu, tempat ini juga selalu ambil bagian dalam memeriahkan Imlek. Ini bisa dilihat dari banyaknya toko yang menjual pernak-pernik Imlek di sana. Anda bisa membeli aneka hiasan dinding, pajangan meja, dan baju-baju yang tentu berwarna merah.
4. Mangga Dua
Masih di kawasan Kota, aneka pernak-pernik khas Imlek dijual di Mangga Dua. Sama seperti pasar Imlek lainnya, di sini Anda bisa menemukan banyak toko yang menjual berbagai jenis barang bernuansa Imlek. Bedanya, di Mangga Dua ada banyak toko yang bisa Anda masuki, pilihan barang pun lebih bervariasi. Jika rajin dan sabar, Anda bisa mendapatkan barang dengan kualitas terbaik dan berharga miring. Jika membeli dengan hitungan lusin, harga yang didapatkan semakin miring.
5. Asemka
Jika bosan berbelanja di Glodok atau pun Mangga Dua, datang saja ke Pasar Asemka. Di sana juga menjual pernak-pernik Imlek. Barang yang paling banyak diburu pembeli adalah imitasi bunga sakura atau menhua. Harga yang ditawarkan bervariasi, tergantung dari tinggi pohon, kelebatan daun, dan jenis bahan pembuat pohon. Harga menhua yang dijual di pasar ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 350.000-1,3 Juta.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka