Saya sendiri juga punya banyak sekali mimpi (yang tadi saya sebutkan sebelumnya itu sebenarnya beberapa dari mimpi saya, hehe), salah satunya adalah berenang dengan lumba-lumba! Semenjak pertama kali saya melihat aksi lumba-lumba di Gelanggang Samudera Jaya Ancol, saya langsung bermimpi untuk bisa berenang dengan lumba-lumba. Membayangkan bisa memeluk badannya yang pada saat itu saya pikir empuk saja sudah membuat saya tersenyum.
Bertahun-tahun kemudian, mimpi saya masih belum tercapai.Sampai kemudian tim Happy Holiday mewujudkannya. Hari kedua liburan saya dan teman-teman bersama Happy Holiday bertempat di Lovina, Bali. Dari pagi kami sudah berada di tengah-tengah laut untuk melihat kawanan lumba-lumba berenang. Bayangkan, ada kira-kira lebih dari seratus perahu pada pagi hari itu, hanya demi melihat para lumba-lumba. Walaupun hanya dapat melihat dalam hitungan detik dan dari kejauhan, tapi itu saja sudah membuat saya histeris kegirangan. Pagi itu kemungkinan ada kira-kira 9 kawanan lumba-lumba (1 kawanannya bisa ada lebih dari 10 lumba-lumba). Kami berpacu dengan perahu lain agar bisa mendapatkan tempat terdekat dengan lumba-lumba. Setelah matahari mulai terik, kamipun kembali ke hotel untuk sarapan dan beristirahat.
Setelah kami sarapan, tim Happy Holiday meminta kami bersiap-siap berenang. Kebetulan, pada saat itu kami mendapatkan kesempatan untuk menginap di Melka Excelsior Hotel yang memiliki fasilitas terapi lumba-lumba, jadi tentunya mereka memiliki kolam renang air asin khusus untuk para lumba-lumba tersebut. Dannnnnn, Happy Holiday memberikan kami kejutan berenang bersama lumba-lumba! Senangnya bukan mainnnn. It's like a dream comes true. Sungguh tidak terpikirkan sebelumnya. Saya pikir sudah bisa melihat kawanan lumba-lumba di pantai saja itu sudah cukup memehuni mimpi saya, tapi ternyata Happy Holiday benar-benar mewujudkannya. Senang, berdebar-debar, terharu, semua rasanya campur aduk.
Sebelumnya kami sudah diminta untuk mencopot semua perhiasan dan tidak boleh memakai sunblock. Karena sunblock dapat membuat air menjadi berminyak dan membawa pengaruh buruk untuk lumba-lumba, sedangkan perhiasan tentu untuk menghindari tergoresnya badan lumba-lumba (mengingat lumba-lumba adalah hewan mamalia yang agresif). Lalu kami mulai memasuki kolam. Hari itu kami ditemani oleh Rocky dan Rainbow, mereka berenang dengan lincahnya menghampiri kami, menyelam, melompat dan meliuk-liukan siripnya (yang dengan sukses mengenai muka saya), sedangkan kami hanya bisa menahan tawa dan teriakan dikarenakan lumba-lumba sangat sensitif dengan suara kencang. Ternyata badan lumba-lumba itu tidak seempuk yang saya bayangkan sedari kecil. Mereka memiliki tubuh yang super licin, dan padat, seperti balon. Matanya juga cantik. Sungguh gemas sekali rasanya sampai saya tidak tahan untuk memeluk dan mencium mereka. Kami juga ditemani oleh 2 pelatih lumba-lumba, 1 yang ikut berenang di kolam, dan 1 lagi memberikan instruksi dari atas kolam. Dengan sekali bunyi "PRITTT" dari peluit, Rocky dan Rainbow melompat tinggi secara bersamaan, lalu menghampiri saya. Pelatih menginstruksikan saya untuk segera memegang sirip dari Rocky dan Rainbow segera setelah mereka mendekati saya, dan langsung saja badan saya meluncur bersama mereka memutari kolam. Yang ada dipikiran saya pada saat itu hanya "duh, maaf ya rocky, rainbow, kalau badan saya berat".
Sungguh pengalaman luar biasa yang tidak akan saya lupakan seumur hidup. Mungkin jika bukan karena Happy Holiday, bisa jadi entah kapan mimpi saya itu baru terwujud. Terima kasih banyak kepada Tim Happy Holiday yang sudah mewujudkan mimpi saya.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?