Hari ini, Kamis (/16/2/2012), Presiden SBY datang berkunjung ke Museum Sangiran di Desa Krikilan, Kalijambe, Sragen. Pada kunjungan itu, Presiden SBY disambut oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh, dan langsung menuju ruang seminar untuk mendengar paparan dari Mendikbud tentang rencana-rencana pengembangan museum Sangiran.
Presiden SBY mengatakan kalau seluruh bangsa Indonesia pantas bangga, karena memiliki Sangiran yang telah menjadi bagian dari peradaban dunia sejak jutaan tahun yang lalu. Ada temuan-temuan yang menunjukkan Sangiran pernah menjadi pusat peradaban manusia di masa lampau. Melihat itu, Presiden mengajak anak muda untuk berwisata dan belajar dari museum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara dalam paparannya, Mendikbud M Nuh menjelaskan Sangiran akan segera dilengkapi dengan tiga klaster untuk pendukung klaster utama di Krikilan. Tiga klaster baru itu berada di Desa Ngebung, Desa Bukuran, dan di Desa Dayu. Seluruh klaster baru tersebut masih berada di dalam areal situs daerah cagar budaya sangiran yang memiliki luas 56 km persegi.
Tiga situs yang akan dibangun akan mempunyai fungsi dan peran masing-masing dalam menjelaskan mengenai Sangiran sebagai pusat evolusi manusia purba, hewan purba, hingga perkembangan peradaban manusia dari dua juta tahun hingga 0,4 juta tahun lalu, dari temuan-temuan perkakas manusia purba yang ditemukan di situs Sangiran.
Atas paparan tersebut, Presiden SBY memberikan dukungan penuh. Bahkan dia berpesan khusus kepada Mendikbud agar tidak tanggung-tanggung dalam membangun fasilitas maupun upaya pengembangan lainnya di Sangiran, mengingat anggaran yang diberikan APBN untuk Kementrian tersebut juga semakin besar.
"Kita harus mampu menjawab misteri besar tentang evolusi. Kita juga harus mampu membuat peta besar dunia dari sini dengan mampu menjelaskan keterkaitan temuan-temuan disini dengan yang ada di tempat-tempat lain di dunia. Dan yang penting lagi adalah kita harus mampu menunjukkan ke mata dunia bahwa kita juga telah mempunyai peradaban sejak jutaan tahun lalu," ujar Presiden.
Seusai mendengarkan paparan, Presiden beserta istri dan rombongan melakukan peninjauan di sejumlah ruang pameran yang berada di Museum Sangiran. Ia pun mengaku kagum dan terkesima dengan museum purbakala tersebut.
"Saya bangga, terkesima dan sangat mendukung sepenuhnya rencana Pak Menteri, Pak Gubernur dan pengelola museum untuk menjadikan museum ini sebagai pusat kunjungan dan pusat pengkajian keilmuan," ujar presiden kepada wartawan di sela-sela mengunjungi ruang pameran Museum Sangiran.
Muchus Budi R - detikNews
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam