Selat Pantar adalah sebuah selat yang terletak di antara Pulau Alor dan Pulau Pantar di Kepulauan Alor, Nusa Tenggara Timur. Selat ini memiliki pulau-pulau kecil dan indah, seperti Pulau Kepa, Pulau Pura dan Pulau Buaya.
Wisata Taman Laut Selat Pantar ternyata memiliki berjuta pesona yang belum terjamah. Banyak wisatawan yang terpesona dengan keindahan alam bawah lautnya. Cara paling asyik untuk menikmati pesona bawah laut Selat Pantar adalah dengan diving atau menyelam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Shark Close, Anda tidak hanya bisa menikmati keindahan terumbu karang tapi juga bisa berjumpa dengan lumba-lumba abu-abu yang merupakan salah satu spesies langka. Selain itu, titik penyelaman ini semakin menarik karena dijadikan tempat berkumpulnya ikan hiu. Tak perlu kuatir jika Anda bertemu dengan hiu, karena hiu ini sangat bersahabat dengan para penyelam.
Nah, untuk pengunjung yang ingin mencoba sensasi diving berbeda, cobalah menyelam di perairan sekitar Jahe Papa. Di sini, Anda bisa merasakan sensasi seru melihat biota laut yang menawan lewat penyelaman malam hari.
Keindahan alam bawah laut Selat Pantar sudah tersohor di kalangan diver mancanegara. Biasanya, para penyelam yang datang untuk aktivitas diving di kawasan ini berasal dari Amerika, Australia, Austria, Inggris, Belgia, Belanda, Jerman, Kanada, Selandia Baru, dan beberapa negara di Asia.
Untuk mencapai Selat Pantar, Anda bisa menyeberang menggunakan kapal feri dari Kupang ke Larantuka. Waktu tempuh yang dihabiskan sekitar 12-13 jam. Dari Larantuka, perjalanan dilanjutkan ke Pelabuhan Laut Kalabahi dengan perahu kayu, sekitar 1 jam. Jangan takut soal akomodasi, di Kepulauan Alor sudah banyak tersedia penginapan dan rumah makan. Yuk, kita coba menyelam di Selat Pantar!
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?