Sao Paulo Carnival 2012 merupakan kompetisi tari samba di Brazil. Usai karnaval, diumumkanlah para pemenang adu tari samba ini. Tinggal dua penghargaan lagi untuk dibacakan oleh para juri, sebelum para pemenang mendapatkan piala masing-masing. Tiba-tiba, seorang pria meloncati pagar pembatas dan mengacak-acak kertas penilaian serta jajaran piala.
Pria itu adalah salah satu peserta kompetisi dari sekolah samba Imperio de Casa Verde. Hingga saat itu, para juri belum juga mengumumkan sekolah sambanya sebagai pemenang. Pria itu sukses menjadi provokator kerusuhan di karnival tersebut yang terjadi pada Selasa, (21/2/2012) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari situs globalpost.com, kerusuhan itu terus berlanjut baik di dalam dan luar Anhembi Sambadrome. Beberapa orang merusak dinding seng pembatas bagi tiap sekolah samba yang berpartisipasi. Tak hanya itu, seseorang bahkan membakar sebuah hasil karya dari sekolah samba Perola Negra.
Untungnya, api cepat dipadamkan namun asap hitam tetap membumbung di langit-langit aula itu selama beberapa saat. Pria yang menjadi provokator kerusuhan ini telah diamankan.
Sao Paulo Carnival 2012 ini berlangsung mulai Jumat, 17 Februari 2012 lalu. Tiap tahunnya, Anhembi Sambadrome menjadi pusat selebrasi karnaval ini. Paradenya menyuguhkan atraksi dari sekolah-sekolah samba di Kota Sao Paulo, di antaranya Gavioes da Fiel, Vai-vai, Camisa Verde e Branco, Unidos do Peruce, dan lain-lain.
Selain peserta yang berasal dari sekolah samba, karnaval ini juga diikuti oleh masyarakat lokal. Mereka menari samba dengan kostum khas yang berwarna-warni. Karnaval ini juga merupakan parade yang mengisahkan peleburan budaya Afro-Brazilian.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo
Katanya Pulau Dewata Dijaga, tapi DPRD Justru Usulkan Gedung Lebih Tinggi