Salar de Uyuni yang berada di Bolivia tenggara dekat puncak Pegunungan Andes ini, merupakan dataran garam paling luas di dunia. Saking luasnya dataran garam ini, Salar de Uyuni dijuluki dengan sebutan gurun garam.
Dari wikitravel, Selasa (13/3/2012), Gurun garam Salar de Uyuni memiliki luas sekitar 10.582 km2. Dengan dataran seluas itu, Salar de Uyuni diperkirakan memiliki kandungan garam sebanyak 10 miliar ton, dengan kandungan lithium sebesar 9 juta ton. Wow!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, dari permukaan air danau dangkal ini, akan terpantul sinar matahari yang berpendar dengan endapan garam. Terlihat cantik sekali! Tidak sampai di situ, dari permukaan air danau garam dangkal ini, Anda akan kembali dikejutkan dengan pesona cermin raksasa, yang merefleksikan objek-objek di atasnya. Keren!
Penasaran dengan asal terbentuknya gurun garam ini? Ternyata Salar de Uyuni merupakan bagian dari Danau Michin, danau besar pada zaman prasejarah. Kemudian Danau Michin mengering, menyisakan Salar de Uyuni. Di bawah permukaan Salar de Uyuni, sekitar 2-20 meter, ada danau air garam jenuh. Danau ini ditutupi oleh kumpulan garam padat yang akhirnya membentuk dataran garam yang luas.
Jika ingin mengunjungi tempat ini, ada baiknya Anda memerhatikan beberapa hal berikut, seperti jangan lupa membawa kacamata hitam, ini berfungsi menghindari mata dari pantulan sinar matahari, yang begitu silau dari dataran garam. Tabir surya atau sunblock juga jangan lupa dibawa untuk menghindari terbakar cahaya matahari.
Jangan lupa untuk mengenakan pakaian hangat, karena cuaca di sekitar Salar de Uyuni cukup dingin. Bahkan, terkadang gurun garam ini mengalami perubaha cuaca yang cukup ekstrem, terutama pada malam hari.
Yang membuat Salar de Uyuni semakin menarik adalah adanya tempat perkembangbiakan si unggas pink nan menawan, flamingo. Peternakan ini memiliki 3 jenis flamingo, yaitu flamingo Chili, Andes dan James.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bule Rusia Hajar Warga Banyuwangi gegara Sound Horeg, Korban Tempuh Jalur Hukum
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura