Seakan tak cukup, Medan pun kini semakin gemilang dengan wisata kuliner dan seni daerah. Siapa yang tidak kenal bika ambon? Kue basah legit nan manis ini memang sudah jadi kuliner khas Medan. Rasanya tidak lengkap jika berlibur ke sana tanpa mencoba atau membawa oleh-oleh si manis ini.
"Medan kuat dengan kulinernya," ucap Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar kala membuka acara Sosialisasi Badan Promosi Pariwisata Indonesia di Balairung Soesilo Soedarman, Gd Sapta Pesona, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (10/5/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pancake durian yang enak itu juga berasal dari Medan," lanjut Sapta.
Ya, pancake dengan isi daging durian yang manis ini jadi salah satu oleh-oleh khas Medan. Khusus untuk oleh-oleh, pancake ini sengaja dibuat beku agar bisa tahan lama. Bungkusannya pun dibuat seaman mungkin agar tidak bocor saat terhimpit barang lain. Lihat saja, toko-toko pancake duren di Medan tak pernah kehabisan pembeli.
Tidak hanya kuliner, Medan pun akan mengembangkan pariwisata melalui pertunjukan seni. Salah satu seni andalan yang sedang dikembangkan di sana adalah seni vokal.
"Orang Medan terkenal bisa nyanyi, bahkan dari bayi," kata Sapta sambil tersenyum.
Belum selesai, Medan juga memiliki aksesoris cantik dari tenun khas sana. Jika selama ini para turis membawa kain ulos sebagai oleh-oleh, kini tidak lagi. Kain ulos itu kini dikemas dengan semakin menarik. Anda bisa beli tas dan baju yang berbahan kain ulos.
"Tas ulos itu sangat cantik, harganya pun tidak terlalu mahal," ucap Sapta.
Tas unik ini memang belum banyak dikenal. Namun saat pameran Inacraft 2012 kemarin, tas berbahan ulos terpajang manis di stand daerah Medan. Peminat tas ini pun tidak sedikit.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Warga 62 Bisa Bebas Visa ke Korea Selatan, Minimal 3 Orang
Tak Ada Ampun, Thailand Hapus Teguran bagi Pengemudi Mabuk