Pendakian yang kami lakukan melalui jalur apuy. Didepan kantor balai desa Argamukti, kecamatan argapura, Majalengka ini maka kita akan menemukan pos pendakian gn. ciremai jalur pendakian apuy. setelah menyelesaikan administrasi dengan petugas yang ada maka kita dapat memulai pendakian.
Tim pendakian kali ini berjumlah 11 orang (9 cowok dan 2 cewek). total waktu pendakian kami dari desa apuy sampai dengan goa walet kurang lebih 12 jam, karena memang banyak waktu yang digunakan untuk istirahat. goa walet ini lumayan nyaman digunakan untuk mendirikan tenda. selesai tenda didirikan dan makanan siap tanpa basa-basi langsung disikat habis, maklum badan lelah perut laper. apapun yang dimasak dalam pendakian hanya ada 2 rasa, enak atau enak sekali..he..he. setelah menjamak sholat magrib dan Isya, nikmat sekali rasanya merebahkan badan melepaskan lelah di dalam tenda, walaupun suhu udara begitu dingin.
Pagi harinya sekitar jam 7.30 setelah menyeruput kopasus (kopi pake susu), maka kita berjalan menuju puncak. puncak ciremai dari goa walet dapat kita capai 5 menit saja tapi dengan kondisi jalan yang cukup terjal, sehingga kita harus berhati-hati. Dari atas puncak, maka kita akan melihat pemandangan yang akan menggetarkan jiwa dan sanubari (kurang lebih begitu dah). Diatas puncak gunung ciremai kita berada di atapnya jawa Barat, awan pun berada di bawah kita. ini mungkin yang Katon Bagaskara namakan "negri di atas awan". berlelah-lelah dalam perjalanan terbayarkan sudah dengan berdiri di puncak tertinggi Jawa Barat.
Buat teman-teman yang belum pernah mendaki atau menjelajah di alam, mulai saat ini bisa di jadwalkan untuk mulai melakukan kegiatan pencinta alam atau pendakian, selain kita bisa lebih mengenal dan mencintai alam sekitar, maka jiwa kita akan dipenuhi rasa syukur atas keindahan alam karunia Allah sehingga termotivasi untuk menjaga keindahan alam dimanapun kita berada.
(gst/gst)












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
Hotel Legendaris di Gerbang Malioboro Kembali Beroperasi