Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Jun 2020 20:02 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pesona Gunung Api Purba di Yogya, Pantas Didi Kempot Terinspirasi

Mardalena
d'Traveler
spot foto berlatar belakang Dinosaurus
spot foto berlatar belakang Dinosaurus
istirahat sebentar bro!
istirahat sebentar bro!
spot foto telur raksasa
spot foto telur raksasa
ada banyak contoh properti peralatan purbakala
ada banyak contoh properti peralatan purbakala
detikTravel Community - Yogyakarta, kota di Indonesia yang memiliki banyak destinasi wisata. Salah satunya Gunung Api Purba Nglanggeran yang membuat Didi Kempot terinspirasi.Mulai dari wisata Alam, Kebudayaan, sampai dengan wisata yang memuat nilai historis ada di kota yang dikenal sebagai Kota Pelajar ini. Salah satu wisata bersejarahnya adalah Gunung Api Purba.Gunung Api Purba merupakan sebutan untuk gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi, atau dapat dibilang gunung berapi mati. Gunung ini berbeda dengan gunung berapi tidur, yang suatu saat dapat aktif kembali.Di Indonesia, ada banyak gunung api purba, salah satunya adalah Gunung Api Purba Nglanggeran yang terletak di Patuk, Gunung Kidul, Yogyakarta.Seperti namanya, Gunung Api Purba Nglanggeran memiliki banyak spot bernuansa zaman purbakala. Misalnya kerangka tulang belulang Dinosaurus, sarang burung raksasa, telur raksasa, tamanĀ  bermain purbakala, dan lain-lain.Gunung Api Purba Nglanggeran ini memiliki tinggi yang cocok untuk dijadikan sebagai tempat latihan sebelum mencoba mendaki gunung-gunung lainnya. Dalam perjalanan menuju puncaknya, kita akan mendapati beberapa jalur menarik, seperti lorong sumpitan misalnya.Pada jalur tersebut kita harus melewati jalan yang sangat sempit. Jalur tersebut diapit oleh dua dinding batu besar, sehingga hanya muat satu baris saja untuk melaluinya. Selain itu, jalan berbatu yang menurun dan menajak membuat kita harus ekstra hati-hati. Terutama jika sehabis hujan. Selain itu, di Gunung Api Purba ini juga terdapat mata air suci, sehingga wanita yang sedang haid tidak boleh melewati jalur tersebut. Namun jangan khawatir, ada jalur lain yang tidak melewati mata air tersebut sehingga tetap dapat melakukan perjalanan untuk mencapai puncak.Setelah mencapai puncak, tentu kita disajikan dengan pemandangan yang indah, sehingga rasa lelah selama proses pendakian bisa terbayarkan. Kita dapat menikmati pemandangan batu-batu besar raksasa dari ketinggian dan ditengah hamparan langit yang begitu luas.Penasaran dengan Gunung Api Purba? Cobalah mampir ke sana setelah pandemi ini berakhir.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA