Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 14 Mar 2020 17:53 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pesona Candi Prambanan yang Tak Lekang Waktu

Santi Itsuka
d'Traveler
Logo candi
Logo candi
Tampak depan
Tampak depan
Pesona candi prambanan
Pesona candi prambanan
Megahnya candi prambanan
Megahnya candi prambanan
detikTravel Community - Belum lama dikunjungi oleh Raja dan Ratu Belanda, Candi Prambanan memang tak lekang oleh waktu. Pesonanya tak pernah habis dimakan zaman.Kami tiba di Bandara Adisucipto Yogyakarta siang hari melalui maskapai penerbangan domestik, di sambut dengan hujan deras dan sesekali bunyi petir. Sepertinya akhir akhir ini langit sering menangis, kata pemilik mobil saat serah terima mobil rentalan yang kami sewa seharian.Namun, hujan tidak menyurutkan langkah kami untuk menapaki Candi Prambanan yang memiliki banyak cerita sejarahnya. Dengan bantuan aplikasi Google Map dan Waze, kami menyusuri Kota Yogyakarta menuju Candi Prambanan yang beralamat di jalan lintas Solo Yogyakarta.Tiba di sana kami harus bayar tiket masuk perorangnya seharga Rp 10.000, dan ada banyak penyedia jasa payung di seputarnya. Bila traveler gak ingin basah-basahan atau kepanasan, bisa sewa payung ini seharga Rp 10.000 saat hujan dan Rp 5.000 saat panas terik.Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan merupakan candi termegah di Asia tenggara. Candi yang mempunyai nama lain Candi Roro Jonggrang ini menjadi salah satu aset Indonesia yang banyak dikunjungi wisatawan indonesia dan luar negeri. Diduga candi ini dibangun di pertengahan abad ke-9.Candi Prambanan memiliki tiga candi utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma dan Siwa. Selain semuanya menghadap ke timur, candi ini dipercaya umat Hindu sebagai lambang trimurti.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA