Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 11 Apr 2019 10:34 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Menjelajah Kota Indah Roma di Italia

Ellys Utami
d'Traveler
Colloseum, landmark Roma.
Colloseum, landmark Roma.
Pemandangan kota Roma dari Basilica San Pietro, Vatican
Pemandangan kota Roma dari Basilica San Pietro, Vatican
ugc
ugc
Castel Sant Angelo dan sungai Tiber
Castel Sant Angelo dan sungai Tiber
detikTravel Community - Roma di Italia punya aneka sudut unik. Bangunan cantik pun menghiasi sebagian kota di Roma.Roma berdiri pada sekitar tahun 753 SM. Bahkan situs kota ini telah dihuni lebih lama. Hingga menjadikannya salah satu situs tertua yang masih dihuni di Eropa. Kota ini pernah menjadi ibu kota Kerajaan Romawi, Republik Romawi, dan Kekaisaran Romawi, dan dianggap oleh beberapa orang sebagai kota metropolis pertama yang pernah ada. Seorang penyair Romawi, Tibullus menyebut Roma sebagai La Citta Eterna (The Eternal City). Kota Abadi.Ide mengunjungi ibukota Italia ini terhitung dadakan. Karena sebenarnya tidak tercantum dalam bucket list kami. Ini lebih karena "terprovokasi" dengan foto-foto Roma yang cantik di blog seorang teman (kenal singkat pas kami ke Paris November tahun lalu). Maka Roma akhirnya jadi pilihan. Pertimbangan lain karena Cairo-Roma hanya 3,5 jam saja. Selain itu, sejarah Roma menurut saya juga punya cukup daya tarik. Karena hanya punya waktu 4 hari, kami memang berencana hanya keliling kota Roma saja. Selama di Roma, kami menginap dekat Termini. Stasiun sentral di Roma. Lebih efisien karena akan lebih mudah ke mana-mana. Tinggal jalan kaki 5 menit ke stasiun metro dan bus.Untuk transportasi umum selama di Roma, saya beli semacam tourist pass untuk 72 hours (3 hari). Harganya 18, bebas mau naik metro, tram atau bus sepuasnya. Tiket ini bisa kita beli di kios-kios di stasiun Termini.Landmark Roma hampir semuanya bisa diakses gratis. Kecuali Colloseum yang tiket masuknya 12. Bisa beli tiket skip the line yang sedikit lebih mahal. Usahakan pergi ke sini pagi-pagi sekali karena di atas jam 10 tempat ini sangat padat dan antriannya mengular.Untuk mengunjungi Vatican, juga gratis. Hanya ada security check sebelum masuk gerbang. Masuk ke St Peter's Basilica, pusat gereja Katolik dunia juga gratis. Asal berpakaian sopan dan rapi. Kecuali kalau mau masuk museum. Antri juga, tapi kalau ke sana sebaiknya pagi-pagi sekali, itu pilihan waktu yang tepat. Sebelum banyak turis menyemut. Di Roma, semua tempat yang jadi landmark selalu ramai di atas jam 10 pagi. Nah, highlight yang tidak boleh ketinggalan adalah naik ke atas dome untuk bisa melihat view piazza san Pietro (alun2 Vatican) dan kota Roma dari ketinggian. Kalau mau naik pakai lift bayar 10. Itu juga masih plus naik pake tangga manual sebanyak 340 anak tangga. Tapi, kalau mau olahraga naik tangga sebanyak 500 + 340 anak tangga bayarnya 8 saja. Bagi traveler muslim, tidak perlu khawatir dengan makanan halal. Di Roma, sangat mudah ditemukan restoran halal. Bahkan di dekat Vatican. Rata-rata pemilik restorannya adalah orang Pakistan dan beberapa lainnya milik orang Turki. Saya juga tidak menyangka akan dengan mudah menemukan restoran halal di kota ini.Bagi penikmat sejarah, Roma merupakan kota yang sangat wajib dikunjungi. Dan bagi penikmat seni arsitektur, kota ini sangat memanjakan mata.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA