Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea

Titry Frilyani - detikTravel
Selasa, 16 Jan 2018 15:19 WIB
loading...
Titry Frilyani
Akar pohon yang meluluhlantakkan bangunan candi
Terletak sekitar 40 km dari kompleks Angkor di Siem Reap
Untuk memudahkan wisatawan berjalan menyusuri kuil, dibuatlah tangga-tangga dari kayu
Akar merambat di bangunan yang konon diyakini merupakan perpustakaan
Pepohonan yang menghancurkan bangunan Beng Melea
Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea
Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea
Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea
Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea
Menyusuri Kuil Cantik yang Setengah Runtuh, Beng Mealea
Jakarta - Beng Mealea mungkin tidak terlalu populer seperti Angkor Wat. Namun kuil cantik yang sudah separuh runtuh ini masih menyisakan kecantikannya bagi pengunjung.Beng Mealea merupakan kuil yang dibangun pada abad ke-12, dan memiliki bentuk yang mirip dengan Angkor Wat. Lokasinya memang cukup jauh dari kompleks Angkor, sekitar 77 km dari kota Siem Reap.Terdapat beberapa jalan masuk untuk memasuki kuil. ini Di jalan masuk yang kami lewati, sebelumnya kami harus memperlihatkan tiket kepada penjaga disana. Harga tiketnya 5 dolar. Yang saya kagum, penjaganya adalah seorang pemuda yang satu kakinya sudah tidak sempurna lagi. Di negara baru seperti Kamboja saja, orang yang kekurangan masih mau bekerja. Sambil menunggu pengunjung, beliau bersantai di ayunan dari kain yang digantungkan di batang pohon. Kuil yang terdapat di hutan ini kini memang sebagian besar sudah hancur. Ditambah lagi dengan akar pohon yang besar dan merambat hingga menghancurkan bagian-bagian kuil. Sayang sekali.Jadi untuk menyusuri tempat ini, perlu tenaga ekstra karena harus naik turun dan mencari jalan yang agak mudah karena runtuhan bebatuan tersebar dimana-mana meskipun di beberapa spot telah dibangun tangga-tangga kayu untuk memudahkan wisatawan.Kalau melihat seperti ini, saya jadi bersyukur, betapa beruntungnya Indonesia masih memiliki candi-candi yang masih utuh dan lebih terawat daripada Beng Mealea ini.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads