Air terjun, Beruang Madu & Legenda Rusa di Laos
Jumat, 16 Feb 2018 11:29 WIB
Titry Frilyani
Jakarta - Laos punya kisah menarik di salah satu kota yang bernama Luang Prabang. Di kota ini ada air terjun cantik yang punya kisah menarik, namanya Kuang Si waterfall.Jika berkunjung ke Luang Prabang, jangan lewatkan untuk melihat Kuang Si waterfall. Jaraknya tidak sampai 1 jam dari kota Luang Prabang. Tiket masuknya 20,000 kip saja atau sekitar Rp 32.000.Saat memasuki area ini, kita akan disambut oleh hijaunya pepohonan. Tidak jauh dari tempat masuk, kita akan menemukan beberapa beruang madu di sebelah kanan kita. Kita dapat melihat beruang-beruang ini dengan cukup jelas karena kandangnya hanya dibatasi dengan kawat besi. Lucu juga melihat tingkah laku beruang-beruang itu, yang kebanyakan saat itu sedang main atau bermalas-malasan. Ternyata disini adalah pusat konservasi beruang madu.Tidak jauh dari lokasi beruang madu, terdapat lapak yang menjual kaos bertemakan beruang. Sepertinya penjualan ditujukan untuk pendanaan perlindungan dan perawatan beruang-beruang tersebut.Enaknya berjalan di kawasan ini adalah tidak perlu khawatir melewati trek yang sulit karena jalanannya sudah enak dan tidak memerlukan trekking yang melelahkan.Kami terus melangkahkan kaki hingga mulai terdengar gemercik air. Di sebelah kanan, tampak sungai dengan airnya yang berwarna hijau toska. Tidak sampai disitu, kami melangkahkan kaki lagi untuk menuju air terjun utama. Semakin jauh kami melangkah, kami menemukan air terjun dengan tingkatan yang semakin tinggi dan banyak. Tapi kami belum menemukan yang kami tuju, jadi kami terus melangkah hingga sampai di satu tempat yang dipenuhi oleh wisatawan yang menikmati air terjun dan bermain air, bahkan juga ada yang berenang.Di sini air terjunnya bertingkat, namun masih cukup aman untuk main air. Kami sempat duduk sebentar dan melihat serunya para wisatawan bermain air dan berenang disini.Disini memang terdapat beberapa spot kolam yang bisa dijadikan tempat main air. Tapi tujuan utama kami bukan yang ini, melainkan air terjun yang terletak di paling ujung.Air terjun Kuang Si ini memang tidak terlalu tinggi, namun tingkatannya sangat cantik. Apalagi warna airnya yang biru kehijauan. Tapi disini wisatawan tidak diperbolehkan bermain air.Menurut legenda, air terjun ini terbentuk saat seorang lelaki tua yang bijak menemukan air dengan menggali tanah dengan cukup dalam. Setelah air ini muncul, seekor rusa cantik membuat rumah di bawah batu besar yang menonjol dari air terjun. Suara air yang jatuh ke batu ini mengeluarkan gema sehingga menarik orang-orang untuk datang kesana.Di air terjun utama disediakan jembatan yang menjadi salah satu spot terbaik untuk berfoto. Selain itu, di salah satu sisi jembatan terdapat spot untuk duduk-duduk sambil foto juga.Cukup lama kami foto-foto di air terjun ini, juga bersantai duduk-duduk di kursi yang memang dengan mudah kita temui di sana. Setelah puas, kami kembali ke bawah, menuju air terjun yang kami lewati sebelumnya. Sebenarnya ingin sekali main air merasakan air terjun ini, cuma berhubung malas ganti baju, akhirnya saya hanya berfoto dan merasakan sedikit air di air terjun yang kebanyakan orang bahkan mandi sampai keramas disana.Di parkiran mobil, terdapat banyak warung makan. Tapi bagi yang beragama muslim harus berhati-hati, karena sebagian besar rumah makan ini menjual makanan non-halal. Namun makanan halal tetap bisa ditemukan. Selamat berlibur!












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Nyeleneh! Jemaah Zikir di Candi Prambanan: Mau Lepaskan Kutukan Roro Jonggrang