Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 15 Mar 2018 11:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berkeliling Lokasi Konservasi Orangutan Terbesar Dunia

Titry Frilyani
d'Traveler
Suasana pagi hari, saat kapal masih merapat salah satu sisi Sungai Sekonyer
Suasana pagi hari, saat kapal masih merapat salah satu sisi Sungai Sekonyer
Orangutan yang sedang bergelantungan di batang pohon
Orangutan yang sedang bergelantungan di batang pohon
Saat feeding time, orangutan dari berbagai lokasi akan menuju lokasi feeding
Saat feeding time, orangutan dari berbagai lokasi akan menuju lokasi feeding
Kapal klotok yang mengantarkan kami selama 3 hari 2 malam
Kapal klotok yang mengantarkan kami selama 3 hari 2 malam
Di malam hari kapal disulap menjadi kamar tidur dengan kelambu
Di malam hari kapal disulap menjadi kamar tidur dengan kelambu
detikTravel Community - Mendengar Taman Nasional Tanjung Puting, pasti yang terbayang adalah orangutan. Inilah lokasi konservasi orangutan terbesar di dunia.Taman Nasional Tanjung Puting terletak di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Untuk menuju Tanjung Puting dari Pangkalan Bun terlebih dahulu harus menuju Kumai yang dengan kendaraan hanya sekitar 15 menit. Dari Kumai kita naik kapal (biasanya adalah kapal klotok) yang kapasitasnya bermacam-macam tergantung banyaknya penumpang dan memakan waktu sekitar 2 jam. Dan yang menyenangkan naik kapal klotok ini, kita juga bisa naik ke atas dek untuk melihat pemandangan dengan lebih jelas.Pada umumnya, para wisatawan yang mengunjungi Tanjung Puting menghabiskan waktu selama 3 hari 2 malam. Lokasi yang dituju di Tanjung Puting adalah Tanjung Harapan, Pondok Tanggui dan Camp Leakey. Di lokasi-lokasi tersebut kita dapat melihat orangutan yang jumlahnya sangat banyak di habitat aslinya. Camp Leakey merupakan tempat pelestarian orang utan yang paling besar di Tanjung Puting.Pada saat feeding time, kita bisa melihat para petugas memanggil orangutan dengan suara khas agar mereka datang ke tempat feeding. Saya takjub melihat akhirnya orangutan berdatangan dari berbagai penjuru hutan. Lucu juga melihat tingkah laku orangutan yang berebutan mengambil makanan yang diberi petugas. Bahkan ada juga yang sampai kucing-kucingan dengan orangutan yang lebih besar dan berkuasa.Di taman nasional ini, banyak terlihat orangutan yang menggendong anaknya ke mana-mana. Bikin gemas. Walaupun senang melihatnya, kita tidak diperbolehkan menyentuh orangutan.Mengeksplor TN Tanjung Puting dengan klotok merupakan pengalaman yang seru. Jika pada siang hari kapal dijadikan tempat duduk, tempat makan, di malam hari kapal ini disulap menjadi tempat kami tidur. Hal ini dilakukan karena dalam trip kami ada hampir 20 orang.Menjelang malam, kapal ini akan bersandar di salah satu sudut Sungai Sekonyer. Oleh karena itu, jangan lupa untuk memakai lotion anti nyamuk walaupun saat kita tidur dipakaikan kelambu.Di malam hari, kita bisa melihat sesuatu yang sudah jarang kita temukan di kota yaitu kunang-kunang. Tidak sedikit jumlahnya, karena kita bisa lihat kunang-kunang memenuhi pepohonan sehingga terlihat seperti pohon natal yang dihiasi lampu. Saat bangun di pagi hari, suara burung-burung berkicau akan menyambut pagi kita.Berkunjung ke Tanjung Puting dan menginap di kapal klotok di Sungai Sekonyer merupakan pengalaman unik yang sangat menyenangkan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA