Pendakian ke Titik Tertinggi Jawa Barat
Minggu, 31 Des 2017 15:20 WIB
I Gede Leo Agustina
Jakarta - Mungkin ada di antara traveler yang ingin merayakan pergantian tahun dengan naik gunung. Ciremai di Jawa Barat pun bisa jadi rekomendasi.Cerita tentang pendakian kami menuju titik tertinggi Jawa Barat, Gunung Ciremai via Apuy. Seperti pendakian2 sebelumnya, pendakian kali ini juga dibilang spontan, tanpa banyak wacana. Berawal dari chat dengan @schode_, tanpa panjang lebar Ode pun langsung mengiyakan ajakan saya. Kali ini kami mengajak satu teman lagi yaitu @restaadhi.Singkat cerita, kami pun berangkat dari stasiun Pasar Senen menuju Cirebon. Dari stasiun Cirebon kami naik Angkot-ELF-Angkot-ELF-Pick Up. Sampai juga di base camp Berod, pendakian Ciremai via Apuy.Karena sudah terlalu sore, kami pun memutuskan untuk memulai pendakian besok paginya. Kami beristirahat di base camp di warung emak Ijoh. Duh, mak Ijoh ini baik banget menerima kami dengan hangat. Dan baiknya lagi, boleh saja dapurnya diacak-acak sama si @schode_.Keesokan paginya, rencana awal pukul 04.00 pagi start pendakian molor karena drama si boss "keracunan" makanan. Alhasil kami berangkat pukul 10.00. Jalur Apuy ini tidak terlalu berat, kami pun sampai di pos 5 pukul 15.00 WIB. Mendirikan tenda, masak, bikin minum, leyeh-leyeh dan lanjut tidur.Hanya ada kami bertiga, tidak ada pendaki lain. Serasa gunung ini sudah kami booking. Istirahat puas, lumayann save energy buat muncak pagi-pagi. Rencana kami summit pukul 04.00 pagi dan lagi-lagi molor dari jadwal karena mau buka tenda saja malas. Angin di luar kencang banget. Akhirnya pukul 06.00 WIB baru start buat summit.Satu setengah jam kami jalan nanjak, akhirnya sampai di puncak. Dan ternyata puncak sepi. Cuma ada kami bertiga, cuacanya pun cerah. Memang luar biasa pemandangan di Puncak Ciremai, sejauh mata memandang ada samudera awan dengan gunung-gunung berbaris rapi di kejauhan. Puas di puncak, kami pun putuskan untuk kembali ke tenda, masak sarapan, packing dan kembali ke base camp. Terima kasih Tuhan, terima kasih Ciremai, terima kasih emak Ijoh dan abah, juga sahabat-sahabat pendakian (ode dan Adot). Tetap jaga kelestarian alam Indonesia yang begitu indah. Jadilah pendaki yang bijak dengan tidak buang sampah sembarangan, vandalisme dan memetik si cantik edelweiss.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru