Berenang Dengan Ubur-ubur Langka di Derawan
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Berenang Dengan Ubur-ubur Langka di Derawan

Arya Martin - detikTravel
Rabu, 03 Mei 2017 10:53 WIB
loading...
Arya Martin
Traveler terlihat akrab dengan ubur-ubur di danau Kakaban
Ubur-ubur tidak menyengat di danau Kakaban akibat proses evolusi.
Gerbang masuk Danau Kakaban, kepulauan Derawan
Pulau kakaban yang unik dengan danau besar di tengahnya
Berenang Dengan Ubur-ubur Langka di Derawan
Berenang Dengan Ubur-ubur Langka di Derawan
Berenang Dengan Ubur-ubur Langka di Derawan
Berenang Dengan Ubur-ubur Langka di Derawan
Jakarta - Nama Derawan sepertinya sudah bergaung di mana-mana. Tak hanya karena keindahannya, tapi juga hewan jenis langka yang ada di salah satu danaunya, ubur-ubur.Perjalanan bersama para pemenang d'traveler of the year 2016 ke Derawan beberapa waktu lalu mengunjungi sebuah pulau yang unik, yaitu pulau Kakaban. Cerita tentang keunikan pulau Kakaban kami dapatkan dari cerita-cerita orang yang sudah pernah berkunjung kesana."Ada ubur-ubur yang tidak menyengat di sana" ujar pengemudi speedboat yang kami tumpangi.Selama ini memang ubur-ubur dikenal sebagai hewan air yang memiliki sengatan cukup berbahaya. Hal itu membuat para traveler yang melihat ubur-ubur saat berenang pasti akan berusaha menghindarinya. Namun hal berbeda ada di pulau Kakaban. Para traveler yang bertemu ubur-ubur di sini malah terlihat akrab dengan ubur-ubur.Kemampuan menyengat ubur-ubur di pulau Kakaban memang sudah hilang karena proses evolusi dan tidak akan membuat iritasi. Namun, untuk para traveler yang berkunjung ke danau Kakaban harus tetap hati-hati, jangan sampai kita mengganggu atau malah merusak kelestarian ubur-ubur unik ini.Menurut salah satu penjaga di pos danau Kakaban, ada beberapa aturan yang harus dipatuhi traveler. Diantaranya adalah, dilarang melompat ke danau karena akan membuat air danau menjadi keruh.Traveler yang masuk ke danau dianjurkan melewati tangga yang sudah disediakan. Traveler boleh menyentuh ubur-ubur namun jangan sampai diangkat keluar permukaan air. Traveler juga dilarang mengunakan fin atau kaki katak saat berenang. Semua aturan itu tidak lain adalah agar aktivitas traveler di danau Kakaban tidak merusak tubuh ubur-ubur yang akan mengganggu kelestariannya dimasa depan.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads