Thanaka, Bedak Tradisional Anti Panas dari Myanmar
Rabu, 17 Mei 2017 11:29 WIB
Martha Simandjuntak
Jakarta - Traveling ke Myanmar, jangan kaget kalau melihat pipi gadis lokal berwarna putih. Itulah Thanaka, bedak tradisional penahan panas asli dari Myanmar.Untuk di beberapa negara yang mempunyai iklim panas, kadang penduduk lokal memiliki cara untuk melindungi kulit, khususnya kulit muka dari sengatan sinar matahari.Di Indonesia bagian timur, mereka menggunakan bedak yang terbuat dari rumput laut. Di daerah jawa, penduduk menggunakan bedak yang terbuat dari beras. Di Kota Bagan, Myanmar, mereka menggunakan bedak yang dibuat dari bagian dalam batang kayu pohon tertentu.Mereka menyebut bedak ini dengan nama Thanaka. Bedak ini bisa didapat dalam bentuk jadi yang sudah dikemas dan ditambahkan aroma tertentu atau masih berupa potongan kayu.Cara membuat Thanaka tidak sulit. Potingan kayu tersebut di gosok-gosokkan ke satu alat yang terbuat dari batu, yang sebelumnya sudah diberi air sedikit. Hasilnya bisa langsung digunakan.Kulit yang di oleskan Thanaka langsung terasa dingin, dan kulit jadi terlindung dari panas sinar matahari. Menarik bukan?












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru