Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua

Islami S Muarifah - detikTravel
Minggu, 19 Feb 2017 13:40 WIB
loading...
Islami S Muarifah
Warna-warni stalaktit dan stalakmit di Gua Gong.
Keindahan Pantai Klayar
Lautan manusia di Pantai Klayar
Pantai Klayar dari Ketinggian
Pantai Klayar
Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua
Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua
Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua
Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua
Jatuh Hati dengan Kota 1.001 Gua
Jakarta - Inilah Pacitan di Jawa Timur yang dijuluki Kota 1.001 Gua. Tak hanya gua-gua saja, masih banyak bentang alam di sana yang ciamik!Banyak orang yang mengatakan wisata yang indah hanya ada di kota-kota besar seperti Jakarta, Bali, Bandung, dan lainnya. Tapi tidak banyak yang tahu bahwa Pacitan juga kini menjadi salah satu julukan wisata oleh wisatawan dari dalam maupun luar negeri. Kota yang berada di wilayah ujung barat daya Jawa Timur ini memiliki berbagai keindahan alam berupa pantai, gua, dan pemandian air hangat.Saya dan keluarga pun tertarik untuk menikmati pesona dari Kota 1.001 Gua tersebut. Perjalanan saya kali ini dapat dikatakan sebagai salah satu perjalanan yang membutuhkan usaha keras karena saat itu memang sedang libur hari besar Tahun Baru Imlek. Perjalanan Surabaya-Nganjuk pun saya tempuh dalam kurun waktu 6 jam lamanya.Setibanya di Nganjuk, saya berpindah kendaraan menggunakan Bus Pariwisata yang ternyata sudah terisi penuh oleh keluarga besar saya. Tepat pukul 2 pagi, kami berangkat menuju Pacitan. Dan lagi-lagi, kemacetan menjadi penghambat perjalanan wisata saya. Waktu tempuh yang seharusnya hanya sekitar 4 jam perjalanan pun menjadi 8 jam perjalanan.Tetapi, perjalanan yang cukup lama dan melelahkan itu dapat terbayar begitu kami sampai di Gua Gong. Gua ini merupakan salah satu gua yang ada di Pacitan dengan keindahan stalaktit dan stalakmit di dalamnya. Lagi-lagi usaha kami pun diuji ketika akan memasuki mulut gua. Banyaknya pengunjung yang menyesaki tempat ini membuat saya dan beberapa saudara mengurungkan niat untuk memasuki gua ini.Tetapi saya sempat memasuki beberapa ruangan dari total tujuh ruangan yang ada di gua ini. Meskipun saya tidak sanggup memasuki seluruh ruangan, saya tetap takjub dengan apa yang saya lihat di ruangan-ruangan Gua Gong ini. Banyaknya stalaktit dan stalakmit yang disinari oleh lampu warna-warni membuat keindahan gua ini semakin menyala. Gua ini sama sekali tidak membuat saya kecewa berkunjung ke Pacitan.Setelah menikmati Gua Gong, kami melanjutkan perjalanan menuju Pantai Klayar. Bagi beberapa orang, pantai hanyalah sebuah pantai. Tapi bagi saya yang memang sangat menyukai pantai, saya sungguh kagum dengan tempat ini. Meskipun banyak pengunjung, pantai yang berbatasan dengan Wonogiri, Jawa Tengah ini terlihat cukup bersih dan perawan. Tidak banyak sampah di sekitarnya, yang ada hanyalah pasir pantai yang terbawa oleh pengunjung ketika akan membersihkan badan menuju kamar ganti. Dan lagi-lagi saya puas ketika berada di kota Pacitan.Waktu menunjukkan pukul 7 malam ketika saya tiba di salah satu pemandian air hangat, Tirto Husodo. Awalnya saya merasa malas untuk mengunjungi tempat ini. Tapi kemudian saya akan sangat menyesal jika tidak mencoba sensasi berendam air hangat di malam hari.Dan benar saja. Semua pegal yang saya rasakan ketika awal perjalanan dari Surabaya hingga Pacitan, semua lelah saya setelah berjam-jam duduk di kendaraan hilang begitu saja ketika saya masuk ke dalam kolam air hangat tersebut. Tapi sayang, saya tidak sempat mengabadikan momen tersebut dalam sebuah foto karena sudah terlalu lelah. Meskipun begitu, dari seluruh destinasi wisata yang telah saya kunjungi, Pacitan telah membuat saya jatuh hati dan ingin kembali kesana untuk mengunjungi destinasi-destinasi lainnya.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads