Mengenang Pesona Gunung Bromo Saat Terjadi Erupsi
Senin, 04 Apr 2016 11:18 WIB
Arya Martin
Jakarta - Gunung Bromo di Jawa Timur terhitung sebagai gunung berapi yang masih aktif. Meski aktivitas vulkanisnya terus terjadi hingga erupsi, pesonanya layak untuk dikenang.Sejak bulan November 2015, Gunung Bromo mengalami peningkatan aktivitas vulkanik yang membuat statusnya menjadi siaga. Namun Gunung Bromo tetap dapat dikunjungi wisatawan, meskipun hanya terbatas di beberapa area yang dianggap aman saja. Gunung yang memiliki ketinggian 2329 meter di atas permukaan laut ini tetap menawarkan pemandangan yang menawan. Kali ini saya menuju Gunung Bromo lewat Pos Tosari melalui jalur Nongko Jajar, kita bisa menemukan jalur ini ketika kita mengarahkan kendaraan dari Surabaya menuju Malang, saat memasuki daerah Purwodadi akan ada petunjuk yang mengantar kita ke Pos Tosari. Waktu yang ditempuh melalui jalur ini memang agak lebih lama, tapi jalur ini menawarkan keindahan suasana perbukitan yang asri dan segar.Gunung Bromo yang sedang erupsi memang memiliki pesona yang berbeda. Kekuatan alam yang selama ini tersembunyi sedikit menampakan keberadaannya di tengah-tengah kita. Suara gemuruh muncul dari dalam kawah yang memiliki diameter sekitar 700m itu. Kepulan awan panas yang keluar dari kawah membumbung tinggi membawa abu vulkanik hingga lebih dari 4 km. Kita dapat menikmati view Gunung Bromo dari area penanjakan yang hanya bisa ditempuh dari pos Tosari saja. Untuk mencapai pos Tosari kita bisa melalui jalur Nongko Jajar ataupun lewat kota Pasuruan. Selain itu kita juga bisa melihat kepulan asap erupsi gunung Bromo dari Jemplang yang bisa diakses lewat Kota Malang.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran