Hujan Gerimis, Danau Toba Tetap Asyik Dinikmati
Kamis, 13 Feb 2014 14:50 WIB
Elvina Herdiani
Jakarta - Musim hujan bukan halangan untuk berakhir pekan ke Danau Toba. Meskipun hujan gerimis datang, Danau Toba tetap asyik dinikmati untuk liburan.Hujan gerimis menyambut kedatangan kami di Parapat. Niat menaiki kapal penyeberangan menuju Pulau Samosir di tengah Danau Toba menjadi tertunda karena khawatir hujan semakin besar dan membuat permukaan danau menjadi lebih berombak. Kami memutuskan untuk mengisi perut terlebih dahulu di salah satu rumah makan Minang yang banyak tersebar di Parapat.Setelah selesai makan hujan belum juga berhenti, sopir rental mobil kami merekomendasikan untuk melihat pemandangan Danau Toba dari Hotel Niagara. Ternyata benar, pemandangan kolam renang hotel tersebut dengan latar belakang Danau Toba benar-benar luar biasa indahnya.Meskipun dilihat di tengah hujan gerimis sekalipun. Birunya air kolam dipadu dengan air Danau Toba di latar belakang ditambah awan hujan yang menggantung membuat suatu lukisan alam yang membuat kami berdecak kagum.Hujan akhirnya mereda, kami segera bergegas menuju dermaga penyeberangan dan menaiki kapal yang akan mendarat di dermaga Tomok di Pulau Samosir. Hanya ada beberapa orang di kapal, mungkin karena cuaca yang kurang bersahabat sehingga hanya sedikit wisatawan domestik yang berniat menyeberang. Namun tidak mengurangi semangat kami untuk menjejakkan kaki di salah satu pulau yang paling terkenal di Indonesia ini.Kami sangat menikmati penyeberangan yang memakan waktu sekitar 30 menit ini. Mata kami tak lepas memandang ke seputar danau dan tepinya, mengagumi danau purba yang sangat luas dan menawan karena dikelilingi bukit-bukit dan dianugerahi sebuah pulau di tengahnya. Sungguh saat itu kami merasa sangat beruntung berada di tempat yang sangat cantik ini.Sampai di Pulau Samosir kami disambut patung selamat datang dan ada juga peta Danau Toba dengan Pulau Samosir di tengahnya. Setelah itu kami bergegas menuju pasar yang menjual suvenir yang berada di belakang patung selamat datang.Tak terasa waktu 45 menit berlalu, sirine kapal penyeberangan yang akan berangkat menyadarkan kami untuk segera bergegas menaikinya dan kembali ke dermaga di Parapat. Sesampainya di dermaga, gerimis kembali turun, mengiringi kepulangan kami setelah perjalanan wisata yang tak terlupakan mengunjungi danau terbesar di Indonesia tersebut.












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah