Indahnya Lembayung Senja dari Jendela Pesawat
Merza Gamal - detikTravel
Selasa, 04 Mar 2014 14:55 WIB
Jakarta - Duduk dan menikmati pemandangan di luar jendela pesawat adalah cara yang asyik untuk mengakhiri sebuah petualangan. Siapkan kamera, siapa tahu Anda berjumpa dengan sunset yang sempurna.Saya pribadi tidak menduga jika saya ternyata terpilih menjadi 3 besar d'Traveler Most Read. Sebenarnya yang saya tuju adalah sebagai d'Traveler Most Publish, ternyata saya hanya urutan 7. Tapi, menjadi urutan 3 Most Read suatu kejutan bagi saya, karena saya tidak menyangka begitu banyak orang membaca artikel saya di detikTravel.Dua hari menjelang keberangkatan, saya mendapat kabar dari pihak AirAsia Indonesia, sehubungan dengan debu letusan Gunung Kelud yang sudah menyebar sampai Bogor. Seluruh penerbangan AirAsia ke Pulau Jawa dibatalkan pada hari Jumat tanggal 14 Februari 2014. Kami diberitahu tentang kemungkinan pembatalan pemberangkatan ke Malaysia untuk mengikuti Airport & AirAsia Indonesia Academy Tour ke Asian Aviation Centre of Excellence (AACE) di Sepang, Kuala Lumpur.Dalam pikiran saya, berarti hari Senin saya tidak jadi mengambil cuti yang telah disetujui atasan saya, dan saya akan tetap masuk kantor membatalkan cuti. Namun, seperti sudah suratan takdir, hari Sabtu, AirAsia Indonesia bisa membuka kembali penerbangannya, dan program yang ditata oleh AirAsia Indonesia tetap berjalan sesuai jadwal semula. Saya pun bersiap untuk berangkat.Hari Minggu sore, 16 Februari 2014, kami pun meninggalkan Jakarta, take off ke Kuala Lumpur. Kami sampai Kuala Lumpur sudah malam, dan oleh pihak Malaysia Tourism Board, kami langsung dibawa ke Petronas Twin Towers yang fonamenal tersebut, serta menyaksikan kilau keindahannya di malam hari. Dari sana kami langsung makan malam di Laman Aiman, Jalan Dewan Sultan Sulaiman. Begitu banyak menu yang dihidangkan kepada kami, hingga perut ini tak sanggup menampungnya.Dari Laman Aiman, kami langsung menuju Hotel Seri Pacific. Kami check in sudah dini hari, dan langsung istirahat, karena pagi kami akan mengikuti kegiatan di Asian Aviation Centre of Excellence (AACE), mengintip kegiatan para crew AirAsia Indonesia menjalani berbagai training di sana.Seharian kami berada di Asian Aviation Centre of Excellence (AACE). Namun sebelum kembali ke Bandara LCC, kami masih punya sisa waktu sekitar 2 jam. Sisa waktu tersebut, kami manfaatkan berkunjung ke Putrajaya yang merupakan pusat pemerintahan Malaysia. Saya kagum dengan Putrajaya, dan bermimpi kapan Indonesia mempunyai pusat pemerintahan yang terpisah dengan pusat bisnis seperti di kebanyakan negara maju saat ini.Akhirnya, tibalah saat kami harus kembali ke tanah air dengan penerbangan AirAsia Indonesia sore itu. Sesaat setelah kami take off, saya melirik ke jendela pesawat. Wow, ada pemandangan indah di sana yang sangat saya sukai, yaitu lembayung senja di tengah terbenamnya matahari di Malaysia sore itu.Saya sempatkan memotret dengan kamera saku saya. Inilah keindahan alam yang dapat saya tangkap dari jendela AirAsia Indonesia dalam kamera saku saya.Terimakasih AirAsia Indonesia, terimakasih detikTravel yang telah memberi kesempatan. Saya mengalami sebuah pengalaman di luar pekerjaan rutin saya sebagai seorang pegawai bank.
(travel/travel)












































Komentar Terbanyak
Wanita Palembang Nekat Nyamar Jadi Pramugari, Batik Air Buka Suara
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Melawai Plaza: Markas Perhiasan Jakarta yang Melegenda Itu Tak Lagi Sama