Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Mar 2014 14:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Warung Rasa Sayange, Rasa Indonesia Timur di Yogyakarta

Darwance Law
d'Traveler
Warung Bu Ning Rasa Sayange
Warung Bu Ning Rasa Sayange
Salah seorang pemilik warung yang sigap melayani pembeli
Salah seorang pemilik warung yang sigap melayani pembeli
Langsung diangkat dari pembakaran ikan
Langsung diangkat dari pembakaran ikan
Sambal colo-colo
Sambal colo-colo
Sudah lengkap, siap disantap
Sudah lengkap, siap disantap
detikTravel Community - Citarasa makanan Yogyakarta memang terkenal manis. Bagi traveler yang tidak terbiasa, bisa mampir ke warung Rasa Sayange di tugu utara Yogya. Rasa pedas berpadu citarasa Indonesia timur akan menggelitik lidah.Selama ini, makanan di Yogyakarta dikenal dengan cita rasanya yang manis sekali, seperti gudeg, makanan khas kota budaya ini. Maklum, makanan orang Jawa memang didominasi oleh gula Jawa sebagai salah satu bumbunya.Makanan-makanan itu biasanya kurang cocok di lidah mahasiswa yang berasal dari luar Pulau Jawa. Namun jangan khawatir, sekarang di Yogyakarta, ada warung makan yang menyediakan makanan seafood bercita rasa pedas khas Indonesia Timur.Nama warung itu adalah Warung Makan Bu Ning Rasa Sayange Khas Indonesia Timur. Di warung yang selalu ramai menjelang jam makan siang ini, menyediakan menu utama ikan bakar, ikan baronang, ika kakap putih, ikan kerisi, ikan kembung, dan hewan laut lainnya. Selain itu, ada pula ikan goreng dan ikan yang dimasak dengan kuah kuning.Nah, ini dia istimewanya warung ini. Sensasi pedas luar biasanya saat menu-menu itu semua disantap dengan sambal colo-colo yang terbuat dari irisan tomat hijau dan irisan cabe rawit. Bisa dibayangkan bagaimana pedasnya? Selain sambal colo-colo, ada pula sambal dabu-dabu yang tak kalah pedas.Sebagai warung khas Indonesia Timur, tentu saja warung ini juga menyediakan makanan paling khas Indonesia Timur, yakni papeda. Bagi saya, ini makanan paling unik yang pertama kali saya temui. Papeda merupakan makanan khas Indonesia Timur yang terbuat dari sagu, sehingga disajikan menyerupai lem yang masih panas. Mengenai rasa, saya belum begitu tahu, karenan memang belum pernah mencobanya.Selain rasanya yang maknyus (meminjam istilah pakar kuliner Bondan Winarno), ikan di warung ini juga masih segar-segar. Bila saat makan tiba-tiba merasakan ikan yang sedang Anda makan tersebut sudah tak segar lagi, Anda bisa menukarnya dengan penjual tanpa harus membayar lagi.Untuk menikmati ikan-ikan segar itu, kita cukup merogoh kocek sekitar Rp 20.000 saja. Itu sudah satu paket, termasuk ikan, nasi, sayur mayur yang begitu banyak, minuman, sambal colo-colo dan dabu-dabu.Di samping nasi, ada pula kasbi yang terbuat dari aneka jenis ubi yang direbus matang. Nah, bagi Anda anda yang sedang berada di Yogyakarta dan ingin sekali makan makanan yang super pedas, datanglah ke Warung Makan Bu Ning Rasa Sayange Khas Indonesia Timur di Jalan Jetis Pasiraman No. 11 Yogyakarta, atau tepat berada di bagian utara Tugu Jogja. Hati-hati pedas. Salam traveler!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA