Sawah di Bali? Bukan, Ini di Purwakarta
Kamis, 20 Mar 2014 18:17 WIB
Badega Gunung Parang
Jakarta - Tak usah jauh-jauh ke Ubud, Bali kalau hanya ingin melihat sawah terasiring nan hijau segar. Di desa wisata bernama Badega Gunung Parang, Purwakarta juga punya pemandangan sawah serupa yang cantik.Jika ingin melihat sawah berumpak (terasiring) atau hanya berjalan-jalan di pematang sawah hijau yang segar, kunjungilah Badega Gunung Parang. Sebuah tujuan wisata di sekitar Purwakarta, tepatnya di Kampung Cihuni, Desa Sukamulya.Di sinilah surga yang hilang itu berada, dengan lanskap yang dikelilingi gunung batu dan sawah berumpak, ditambah dengan kehidupan khas pedesaan. Lengkap sudah pemandangan pedesaan tempo dulu yang hanya ada di lukisan atau karya fotografer kelas dunia, tersedia lengkap di sini.Untuk menuju ke sana tidaklah terlalu jauh, hanya 3 jam dari Jakarta atau 2 jam dari Bandung. Arahkan kendaraan ke Purwakarta, dan menuju Plered, selanjutnya ke arah Gunung Parang.Di sana terdapat sebuah wisata yang dikelola oleh warga Kampung Cihuni yaitu Badega Gunung Parang, yang artinya Penjaga Gunung Parang. Sebuah nama yang cukup unik di telinga awam, namun memiliki makna yang dalam artinya.Di Badega Gunung Parang, selain sawah di sini juga dapat dinikmati pemandangan spektakuler lainnya seperti gunung batu andesit, yaitu Gunung Parang, yang tingginya kurang lebih sekitar 900 meter tegak lurus menjulang ke langit.Biasanya Gunung Parang menjadi arena panjat tebing skala internasional dan kini sepenuhnya dikelola secara swadaya oleh warga melalui Badega Gunung Parang. Maka lupakan Bali, dan berkunjunglah ke Badega Gunung Parang, Purwakarta.












































Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun