Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII

TEZARANI - detikTravel
Selasa, 26 Jan 2016 15:23 WIB
Workhsop Ala Detik Travel
Keseruan dan keakraban di dalam bus wisata
3D Photo Booth yang terdapat pada SKYWORLD (Among putro)
Patung Laskar Tionghoa dan Jawa diarea Taman Budaya Tionghoa
Inilah dia peserta DTravelers menulis ala Detik Travel
Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII
Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII
Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII
Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII
Asyiknya Jalan-jalan ke Wahana Baru TMII
Jakarta - Jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Undah atau TMII, traveler bisa sekalian melihat berbagai wahana wisata baru. Contohnya seperti 'Skyworld' hingga Taman Budaya Tionghoa.Acara yang dimulai pada pukul 10.00 WIB dan bertempat di Museum Budaya Indonesia. Di sana saya dan kawan-kawan D'Travelers yang diundang diberikan pelatihan tentang cara menulis ala detikTravel yang diajarkan oleh mas Fitraya Ramadhany, salah seorang Redaktur Detik Travel.Menurut Mas Fitraya Ramadhany, bahwa Travel Writing is so easy atau bahasa indonesianya sih menulis cerita tentang jalan-jalan itu gampang banget dan tidak harus selalu menulis soal tempat destinasi wisata, tetapi bisa juga menulis tentang budaya khas suatu tempat, makanan, komunitas, maupun hal-hal yang sering kita lihat sehari-hari.Selain diberikan pelatihan menulis oleh mas Fitraya, kami juga diberikan penjelasan mengenai Taman Mini Indonesia Indah oleh Manager Informasi TMII, yaitu bapak Drs Jaya Purnawijaya MM.Beliau Menuturkan bahwa saat ini TMII selalu upgrade destinasi yang mungkin dulu masyarakat hanya mengetahui miniatur Indonesia sebanyak 27 provinsi, tetapi sekarang sudah 33 provinsi serta 17 taman flora dan fauna. Pada tahun 2016 ini TMII bahkan mempunyai destinasi wisata baru yang bernama 'Skyworld Among Putro,' yaitu museum yang berisi ilmu astronomi serta terdapat sebuah mini planetarium.setelah memberikan penjelasan singkat tentang TMII oleh pak Jaya dan Workshop Menulis ala detikTravel oleh Mas Fitraya, saya dan peserta d'Travelers lainnya diajak jalan-jalan menuju destinasi wisata terbaru bernama 'Skyworld' dan Taman Budaya Tionghoa. Tetapi selain jalan-jalan ke dua tempat wisata tersebut, kita juga diberikan tantangan untuk menuliskan cerita perjalanan yang kami ikuti.Kami dibagi menjadi dua kelompok, dan saya mendapatkan kelompok pertama yang akan mengunjungi 'Skyworld' terlebih dahulu sebelum mengunjungi Taman Budaya Tionghoa. Di sini sudah mulai terlihat keseruan dan kekompakan antar member d'Traveler. Seperti berselfie ria di dalam bis wisata terbuka yang disediakan pihak TMII, bercanda, bahkan saling berbagi makanan ringan.Tiket untuk masuk 'Skyworld' sendiri cukup murah, hanya sekitar 40 ribu rupiah/orang. Kami mulai memasuki 'Skyworld' dan saya cukup tercengang, bahwa ternyata TMII benar-benar tempat wisata edukatif yang selalu bisa mengedukasi setiap pengunjungnya tanpa memikirkan sisi komersial seperti tempat wisata pada umumnya.Di dalam 'Skyworld' terdapat 3 ruangan, yaitu: ruangan Exhibition Space (sebuah museum ruang angkasa serta gambar dan hal-hal yang berhubungan dengan astronomi), Mini Planetarium (sebuah ruanganΒ  digital yang menyuguhkan suasana luar angkasa secara real) dan ruangan terakhir 3D Photo Booth. Di sini kita bebas mengekspresikan diri dengan latar belakang dan tema tentang luar angkasa hingga memakai kostum astronot.Setelah puas membedah seluk beluk wisata 'Skyworld,' tibalah saatnya kelompok saya pindah ke tempat wisata kedua yaitu Taman Budaya Tionghoa dengan memakai bus yang sama.Taman Budaya Tionghoa sendiri adalah sebuah taman yang memiliki tempat untuk mengabadikan diri alias selfie, karena di taman ini terdapat Patung Burung Garuda, Patung Laksamana Cheng Ho, Patung 12 shio tahun kelahiran, patung Kong Hu Chu serta patung laskar Tionghoa dan Jawa melawan VOC serta jembatan kasih sayang.Selain itu di Taman Budaya Tionghoa terdapat 3 museum yang saling berdekatan, yaitu Museum Hakka, Museum Cheng Ho serta Museum Tionghoa. Berisikan sejarah dan peran serta etnis Tionghoa IndonesiaΒ  berjuang bersama-sama meraih kemerdekaan.Lalu tibalah kami diakhir acara. Sebelum acara benar-benar berakhir, ada beberapa doorprize yang diberikan oleh pihak detikTravel kepada peserta hanya dengan menceritakan pengalaman selama mengikuti program acara ini.Selain bercerita, peserta juga harus berpantun untuk mendapatkan hadiah yang disediakan panitia. Acara ditutup dengan doa serta berfoto bersama kawan-kawan d'Traveler dan pihak detikTravel.Saya dan kawan-kawan d'Travelers yang lain makin takjub dan kagum dengan acara yang dibuat oleh detikTravel. Karena makin menambah wawasan dan pengetahuan yang mungkin belum pernah saya dapatkan. Semoga acara seperti ini akan tetap diselenggarakan oleh detikTravel.Β Β 
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads