Berwisata Religi di Masjid Terbesar Pulau Bangka
Rabu, 18 Nov 2015 11:20 WIB
Darwance Law
Jakarta - Liburan ke pulau Bangka tidak melulu soal pantai, namun juga wisata religi. Traveler bisa mampir ke Masjid Raya Tua Tunu yang merupakan masjid terbesar di Bangka.Tak salah, karena di pulau dengan hasil timah melimpah ini memang bersemanyam begitu banyak pantai yang elok rupanya. Itulah mengapa kemudian Pulau Bangka sering disebut sebagai pulau sejuta pantai. Tak semuanya benar, sebab selain pantai sebetulnya masih banyak destinasi jenis lain yang harus dikunjungi bila sudah datang ke sana. Salah satunya adalah wisata religi dengan mengunjungi sejumlah rumah ibadah berarsitektur menarik semua agama yang pemeluknya hidup berdampingan di sana, misalnya mengunjungi Masjid Raya Tua Tunu di Pangkalpinang.Mengunjungi Masjid Raya Tua Tunu sungguhlah gampang. Sebagaimana nama yang diberikan kepadanya, masjid ini terletak di Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang. Tua Tunu (sebutan masyarakat lokal terhadap Kelurahan Tua Tunu Indah), merupakan sebuah perkampungan di sisi barat Pangkalpinang yang masih kental akan tradisi Melayu serta nilai-nilai agama Islam yang masih terjaga. Selain masjid raya ini sebagai masjid utama, di kelurahan ini terdapat begitu banyak masjid yang berdiri di antara rumah-rumah warga yang masih terkesan Melayu. Inilah salah bukti bahwa masyarakat di sini masih menjunjung tinggi nilai-nilai agama.Masjid raya yang didominasi warna hijau cerah ini memiliki luas 32 x 32 meter, dengan sebuah menara 46,4 meter. Sebuah ukuran menara yang cukup tinggi bukan? Terlampau tingginya, saat memasuki kawasan Tua Tunu, menara ini sudah tampak oleh mata. Selain itu masjid ini dibangun berlantai dua dan dilengkapi dengan 4 akses jalan menuju masjid serta aliraan sungai. Hal yang unik dari masjid ini adalah kubahnya yang berbentuk buah karet (simbol mata pencaharaian masyarakat Tua Tunu). Masjid ini dirancang oleh Ir. Hongky Listiadi, seorang muslim keturunan Tionghoa di Pulau Bangka.Sekali pun dibangun dengan dana pemerintah Kota Pangkalpinang, masjid ini tetap dianggap sebagai milik masyarakat setempat. Karena dana yang diberikan oleh pemerintbh kota pada waktu itu ditukar masyarakat Tua Tunu dengan sebidang tanah sekitar 40 hektar yang akan digunakan untuk pembangunan perumahan PNS di lingkungan pemerintah Kota Pangkalpinang. Soal mengapa masjid raya ini dibangun di kawasan Kampung Tua Tuatunu, selain pertimbangan lahan yang masih tersedia di daerah ini, adalah karena Tua Tunu merupakan salah satu kawasan di Kota Pangkalpinang yang masyarakatnya mayoritas menganut agama Islam. Mereka masih sangat kental mempertahankan tradisi serta nilai-nilai budaya Melayu.Soal masjid, Kampung Tua Tunu mungkin juaranya di Pulau Bangka. Selain jumlah masjid yang begitu banyak di kawasan ini, di sini juga berdiri sebuah masjid yang 100% bangunanya terbuat dari kayu. Sekarang mulailah mengatur jadwal liburan Anda untuk datang bertandang ke Pulau Bangka. Ingat, Pulau Bangka itu tak hanya pantai. Masih banyak jenis destinasi lain yang akan menambah warna liburan Anda ke Pulau Bangka. Let's traveling!Β












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah