Icip-icip Kuliner Pedas di Kampung Pempek Palembang
Rabu, 25 Nov 2015 18:40 WIB
Kata Waktu
Jakarta - Pempek Palembang begitu nikmati dengan cukanya yang pedas. Mencicipinya langsung ketika di Palembang pun rasanya akan lebih mantap. Salah satu lokasi untuk menikmatinya adalah di Kampung Pempek.Berwisata ke Kota palembang jangan lupa mencicipi pempek. Konon, pempek sudah ada di abad ke-16, di masa Sultan Mahmud Badaruddin II. Alkisah, seorang perantauan dari negeri China melihat begitu banyak tangkapan ikan dari sungai musi hanya digoreng atau dipindang.Kakek tersebut, yang biasa dipanggil apek dalam bahasa China, mencoba membuat adonan dari sagu yang dicampur dengan ikan hasil tangkapan dari Sungai Musi. Kemudian kakek tersebut menjajakan makanannya yang berupa pempek dicampur dengan cuko atau cuka yang sudah diolah dengan bumbu rahasia.Kini, makanan tersebut menjadi makanan sehari-hari masyarakat Palembang, bahkan mereka biasa menjadikannya sebagai sarapan pagi. Ketika berada di kota ini, agak kaget juga melihat mereka makan pempek rebus dengan lahap di pagi hari.Berbeda dengan di Jakarta, yang saya tahu pempek harus digoreng. Ternyata pempek itu sudah matang karena melalui proses perebusan. Sehingga bisa dimakan langsung dengan cuka yang khas dan rasanya beda seperti di Jakarta.Ada begitu banyak merk pempek mulai dari yang mahal seperti pempek Candy, Vico atau Bringin dan semua sesuai selera. Bagi masyarakat Palembang, mereka lebih suka pempek buatan rumahan alias buat sendiri. Tidak aneh ketika menyusuri pasar ilir di tepian Sungai Musi, puluhan pedagang menjajakan ikan segar yang tentu saja murah harganya.Ikan untuk pempek bisa dari kakap, gabus, dan ikan sungai lainnya. Untuk masyarakat Palembang, pempek itu harus terasa ikannya dan yang bikin nikmat itu cukanya.Traveler harus coba mengunjungi kampung pempek di Jalan Mujahidin yang terletak ditengah kota. Hanya di seberang kantor Wali Kota Palembang kita akan menemukan sebuah jalan kecil. Di sepanjang jalan tersebut banyak ditemukan kedai pempek.Tipsnya, cobalah hampiri satu persatu, dan minta satu porsi pempek isi 10 biji kemudian makanlah bersama teman-teman. Setelah selesai, pindah ke kedai pempek di sebelahnya atau di seberangnya. Jadi bisa merasakan mana pempek yang enak cukanya, terasa atau tidak ikannya, dan tentu saja harganya yang jauh lebih murah dibanding pempek bermerk di atas.Setelah puas mencicipi pempek, pesanlah untuk dibawa pulang. Agar tidak repot karena kelebihan bagasi, pempek bisa dimasukkan kedalam dus dan dikirim dengan TIKI sesuai alamat tujuan.Nanti akan dikenakan biaya Rp 4.000 untuk dus dan biaya kirim Rp 16.000 per kg untuk tujuan Jakarta. Pempek seharga Rp 100.000 bisa dikenakan ongkos kirim sekitar 3 kg x Rp 16.000 untuk tujuan Jakarta. Murahkan!Nah, di jalan ini Anda juga bisa membeli juga kasur kapuk Palembang yang terkenal. Telusuri Jalan Mujahidin dan Anda pun bisa menemukan kedai mie celor 26 yang terkenal. Rasanya jangan ditanya, bisa bikin ketagihan!












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah