Sudah Tahu? Masjid Ini Dulunya Sebuah Benteng
Kamis, 02 Apr 2015 11:15 WIB

Jakarta - Masjid Raya Sabilal Muhtadin adalah salah satu ikon Banjarmasin. Masjid ini berdiri di atas tanah yang dulunya adalah tempat Benteng Tatas. Masjid ini memang menarik sekali untuk dikunjungi.Nama Masjid Sabilal Muhtadin diambil dari nama ulama besar Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (1710-1812) yang mengembangkan Islam di Kerajaan Banjar. Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari juga adalah penulis kitab Sabilal Muhtadin.Mesjid Raya Sabilal Muhtadin ini di-bangun di atas tanah yang luasnya 100.000 M2, letaknya di tengah-tengah kota Banjarmasin, yang sebelumnya adalah Kompiek Asrama Tentara Tatas. Pada waktu zaman kolonialisme Belanda, tempat ini dikenal dengan Fort Tatas atau Benteng Tatas.Bangunan Mesjid terbagi atas Bangunan Utama dan Menara. Bangunan utama luasnya 5250 M2, yaitu ruang tempat ibadah 3250 M2, ruang bagian dalam yang sebagian berlantai dua, luasnya 2000 M2. Menara mesjid terdiri atas 1 menara-besar yang tingginya 45 M, dan 4 menara kecil, yang tingginya masing-masing 21 M.Pada bagian atas bangunan utama terdapat kubah besar dengan garis tengah 38 M, terbuat dari bahan aluminium sheet Kalcolour berwarna emas yang ditopang oleh susunan kerangka baja. Dan kubah menara-kecil garis-tengahnya 5 dan 6 M.Masjid Raya Sabilal Muhtadin sendiri mulai dibangun 10 November 1974 hingga selesai pada Oktober 1979. Sungguh maha karya yang wajib kita kagumi bersama.Jika traveling ke Banjarmasin, maka jangan lupa untuk mampir ke Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang mempunyai arsitektur unik dan terletak di lokasi tanah yang luas di pusat kota.
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta