Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini

Robert Adolf Izak - detikTravel
Minggu, 14 Jun 2015 09:50 WIB
loading...
Robert Adolf Izak
Pesona Bukit Beta diPulau Samosir yang mengundang decak kagum
Pemandangan hijau di Bukit Beta
Sunrise di Bukit Beta
Bukit Beta cocok buat traveler pecinta fotografi
Ada banyak hewan ternak
Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini
Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini
Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini
Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini
Siapa Sangka, Pulau Samosir Punya Bukit Seindah Ini
Jakarta - Bagi traveler pecinta fotografi, Bukit Beta di Pulau Samosir, Sumatera Utara bisa menjadi destinasi tepat untuk liburan di akhir pekan. Pemandangan mempesona dan sunrisenya yang indah, membuatnya jadi bukit yang begitu fotogenik.Tidaklah sulit menanyakan lokasi Bukit Beta kepada resepsionis hotel tempat saya menginap di kawasan Tuk Tuk, Pulau Samosir. Berarti bukit ini begitu populer, setidaknya di telinga orang setempat. Spot ini menjadi salah satu target foto, selain pesona Danau Toba.Sebagai penggemar fotografi landscape, saya langsung terpikat untuk ke sana. Sayapun segera mengatur rencana. Di Danau Toba cuma semalam jadi harus di persiapkan matang.Berangkat harus pagi sekaligus mengejar sunrise. Kedua, cari orang yang bisa mengantar kesana. Dari pihak hotel ada penyewaan motor dengan harga terjangkau, namun saya memilih yang bisa boncengi.Target saya pukul 04.30 sudah siap. Pihak hotel tidak bisa menjanjikan ada yang mau mengantar jam segitu meski saya sudah mengatakan kalau saya akan bayar. Benar saja, janji pihak hotel untuk mencari pengantar pun gagal.Pukul 04.30 saya sudah menunggu di front liner hotel yang masih gelap. Untungnya ada satpam yang bersedia mengantar ke Bukit Beta saat itu juga. Perjalanan singkat menembus kegelapan pagi disertai sedikit penyesalan tidak membawa jaket.Dinginnya pagi sulit disangkal. Pengendara motor menambah gas saat jalan menanjak. Kurang lebih 20 menit ia menghentikan motor lalu mengajak jalan kaki naik ke bukit kecil. Akhirnya, kami pun tiba di Bukit Beta.Masih gelap dan belum terlihat keistimewaan seperti dalam bayangku. Perlahan mentari mulai menampakan wajahnya. Sinar mentari pagi mulai memperlihatkan keindahan Bukit Beta yang sesungguhanya.Mulai terlihat hamparan rumput hijau yang tertata rapi. Dinding perbukitan menyajikan keindahan bak lukisan alam. Bukit ini sering digunakan untuk kegiatan paralayang. Selain itu, pesona Danau Toba juga terlihat jelas.Tidak ingin ku sia-siakan momen ini, tombol shutter kamera seakan enggan berhenti. Menjelajah setiap sudut untuk merekam angle menarik. Tidak heran spot ini menjadi pilihan adu kreasi dan imajinasi para kandidat juara lomba foto, yang di selenggarakan sebuah maskapai penerbangan nasional.Bagi warga setempat, tempat ini sering dipakai untuk menggembalakan kerbau. Ternak peliharaan di biarkan tenang sambil menyantap kenikmatan rumput hijau yang masih segar.Saat mentari mulai tinggi, saya akhiri hunting foto dengan rasa syukur karena dapat menikmati pesona Bukit Beta. Saya pun kemudian mampir membeli Roti Samuel yang tidak jauh dari Bukit Beta. Roti tersebut kerap menjadi favorit karena lezat dan harganya terjangkau.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads