Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini

yayan yulianto - detikTravel
Selasa, 23 Jun 2015 14:22 WIB
loading...
yayan yulianto
Goa tetes
Jalur melalui tebing yang curam
Salah saru panorama yang disuguhkan
Air terjun tumpak sewu dari bawah
Air terjun tumpak sewu dari atas
Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini
Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini
Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini
Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini
Siapa Sangka, Lumajang Punya Air Terjun Seindah Ini
Jakarta - Indonesia punya berbagai air terjun yang begitu indah, termasuk air terjun Tumpak Sewu di Lumajang, Jawa Timur. Air terjun yang bagai tirai raksasa ini pun terlihat bagai tetesan surga karena keindahannya.Jika traveler bingung mau liburan kemana, coba kunjungi Air terjun Tumpak Sewu via Gua Tetes. Air terjun yang ada di daerah Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur ini, bisa menjadi salah satu alternatif tempat liburan Anda.Di sepanjang jalur yang akan dilewati, terdapat banyak sekali air terjun yang akan memanjakan mata. Tapi tak hanya keindahan yang ditawarkan, di sini Anda akan mendapati banyak tantangan yang siap menghandang.Di sini ada sekitar tiga pintu masuk pos penjaga menuju Air Terjun Tumpak Sewu. SayaΒ  masuk melalui pos penjaga ketiga dari arah Malang-Lumajang atau pos penjaga pertama dari arah sebaliknya. Untuk tiket masuk hanya dikenai biaya Rp 3.000 saja, sedangkan untuk parkir motor Rp 5.000.Dari pintu masuk Anda akan menuruni tebing yang cukup curam. Tapi jangan khawatir karena sudah terdapat pijakan kaki untuk turun. Anda akan disambut, dengan iringan suara gemuruh air terjun serta kicauan burung yang akan menemani sepanjang perjalanan menuju Gua Tetes.Pemandangan alam yang tersaji tak kalah menajubkan. Saya sarankan lebih baik menggunakan sendal gunung, sebab sebagian anak tangga terbuat dari tanah yang lumayan licin. sendal juga akan memudahkan perjalanan menyusuri sungai.Baru berjalan beberapa meter, di sebelah kiri sudah tampak sebuah air terjun. Namun untuk akses jalan menuju air terjun tersebut belum dibuka untuk umum. Selang beberapa menit setelah menuruni tebing, mata anda akan terbelalak menyaksikan salah satu bukti kebesaran tuhan yaitu Gua Tetes.Perpaduan antara hutan, air terjun, tebing serta stalaktit dan stalagmit tersusun begitu indah dan megah. Ditambah dengan aliran air yang berkumpul di kolam-kolam kecil stalagmit dan mengalir kebawah menuju Sungai Glidik.Setelah puas berfoto-foto dan menikmati eksotisme Gua Tetes, perjalanan saya lanjutkan. Tantangan di depan jauh lebih berat. Saya sarankan membawa pakaian tambahan, karena jalur yang akan dilalui mengharuskan untuk basah-basahan.Tebing yang akan dituruni cukup curam serta dialaui aliran air dari Gua Tetes. Hanya seutas tali yang terbuat dari ban bekas yang akan membantu menuruni tebing. Harus ekstra hati-hati, sabar dan konsentrasi.Kurang lebih setelah 10 m merayap kebawah, saya menjumpai air terjun lagi. Dan itulah satu-satunya jalan yang bisa dilalui menuju Tumpak Sewu. Menyeberang tepat di samping aliran air tersebut menjadikan anda akan semakin basah karena debit air yang lumayan besar.Sebelum melanjutkan perjalanan menyusuri sungai, sempatkan berendam dulu. Lalu lanjut menyusuri sungai yang berarus cukup kuat, membuat kaki semakin letih. Setelah berjalan sekitar 20 menit, butiran-butiran air menyambut, menandakan air terjun tumpak sewu sudah dekat.Tak lama kemudian, air terjuan yang sering disebut Little Niagara oleh beberapa turis yang pernah ke sana pun terlihat. Tebing yang melingkar serta air terjun yang saling berhimpitan terpadu sempurna, serta butiran air yang membumbung menjadi sebuah kabut abadi yang sangat cantik. Rasa takjub, heran dan tidak percaya bercampur tidak karuan.Wajib rasanya bagi anda yang mengaku pecinta alam, suka tantangan dan yang hobi hunting foto untuk mengunjungi tempat tersebut. Namun harus waspada, bila cuaca kurang bersahabat dan kondisi fisik yang tidak memungkinkan.Dan yang tidak kalah penting, jangan buang sampah sembarangan serta hindariΒ  kegiatan coret-coret. Saya tidak rela jika serpihan surga air terjun tersebut rusak keindahannya oleh tangan yang tidak bertangggung jawab.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads