Begini Cantiknya Kawasan Karst Citatah di Kala Senja
Kamis, 26 Feb 2015 17:30 WIB
Rudi Hartono
Jakarta - Saat berkendara dari Jakarta menuju Bandung, pandangan mata disegarkan dengan hijaunya alam. Apabila berbelok ke Padalarang, Anda dapat menjumpai kawasan Karst Citatah. Kemolekannya makin terlihat pada saat senja.Dalam suasana akhir pekan di minggu kedua di awal tahun 2015, langit sore terlihat cerah memancarkan semburat warna kuning keemasan. Sinarnya menghiasi kawasan perbukitan kapur di antara jalan raya penghubung Bandung dan Cianjur.Di beberapa titik masih terlihat kepulan asap yang keluar dari tungku pembakaran kapur, memuntahkan asap hitam pekat menyelimuti area yang di kenal sebagai Kawasan Karst Rajamandala itu.Namun ada yang berbeda dengan biasanya, tempat tersebut sekarang ini terlihat begitu ramai oleh lalu-lalang wisatawan lokal yang melintasi jalur punggungan Pasir Pawon untuk menikmati keindahannya.Begitu juga di bagian lembahnya yang terletak diantara punggungan sisa-sisa penggalian kapur. Lembahnya sekarang dijadikan sebagai area parkir kendaran bagi para pengunjung, dilengkapi dengan beberapa warung-warung kecil di bagian sampingnya. Anggota Masyarakat Geografi Indonesia dan juga Anggota Tim riset cekungan bandung, Pak T.Bachtiar dalam bukunya yang berjudul 'Panduan Wisata Bumi Bandung Purba' menjelaskan, bahwa Perbukitan Karst Rajamandala merupakan suatu bukti yang kasat mata dari rangkaian sejarah bumi cekungan Bandung.Kawasan Karst Rajamandala atau sering juga disebut dengan kawasan Karst Citatah Padalarang itu merupakan suatu bukti mendasar, bahwa pada mulanya daerah tersebut adalah suatu bentukan laut dangkal. Sehingga sangat layak daerah tersebut dijadikan sebagai laboratorium alam beberapa bidang keilmuan. Semoga saja ke depan tetap lestari keberadaannya.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan











































Komentar Terbanyak
Ketika Ijazah Wakil Presiden Indonesia Dipajang Abadi di Kampus Top Belanda
Viral, Turis Indonesia Diduga Beri Makan Plastik ke Rusa di Nara Park
Liburan di Bali, Turis China Kehilangan Perhiasan Senilai Rp 178 Jutaan