Mengintip Eksotisnya Kota Siak Sri Indrapura

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengintip Eksotisnya Kota Siak Sri Indrapura

Oktorio Firnandes - detikTravel
Rabu, 25 Mar 2015 11:53 WIB
Jakarta - Sebuah kota terletak 2 jam dari Pekanbaru bernama Siak Sri Indrapura. Mungkin banyak yang belum tahu tentang kota ini. Namun kota yang merupakan bekas kerajaan ini sungguh eksotis. Jangan ragu untuk merencanakan perjalanan Anda ke Kota Siak Sri Indrapura. Kota yang bisa ditempuh dalam dua jam ini dari Pekanbaru akan memberikan kesan indah, baik di dalam perjalanan maupun di kota itu sendiri.Alhamdulillah, saya dan bersama seorang teman mendapat kesempatan untuk mengunjungi sebuah kota yang masih terletak di Provinsi Riau, yaitu Siak Sri Indrapura. Jika biasanya kami akhir minggu menghabiskan waktu di rumah atau pun berkeliling kota, ini adalah kesempatan baik untuk mencoba menyambangi Ibukota Kabupaten Siak yang bisa ditempuh selama dua jam dari kota tempat kami berdomisili, Pekanbaru.Kami memulai perjalanan sekitar pukul 07.00 WIB. Selesai sarapan, kami langsung tancap gas dengan menggunakan motor. Syukurlah cuaca pun sangat mendukung. Seharusnya, kami sudah sampai di Kota Siak lebih awal. Tetapi, langkah kami terpaksa "terhambat" karena ada beberapa spot yang sungguh sangat indah untuk diabadikan.Dalam perjalanan, kami pertama bertemu dengan hamparan lahan yang baru ditanami dengan tanaman sawit. Sepanjang mata memandang, hanya sawit, sawit dan sawit. Dedaunan sawit berwarna hijau muda sungguh indah untuk dinikmati. Selain itu, sebelum memasuki kota Siak, kami melewati jalan yang lurus. Kendaraan pun tidak terlalu ramai melewati jalan tersebut. Di bagian pinggir jalan ditumbuhi oleh tanaman ilalang. Bagaimana menurut anda? Jika anda melihatnya, anda pun akan seperti kami, ya jepret dulu. Kami pun melanjutkan perjalanan. Saat memasuki Kota Siak, Anda akan bertemu dengan sebuah jembatan megah, Jembatan Siak. Sebenarnya jembatan ini lebih indah jika kita melihatnya di malam hari. Tapi apa boleh buat, kami tidak beruntung untuk melihatnya karena kami tidak berencana untuk menginap.Siak dahulunya adalah sebuah Kerajaan, yang menyatakan bergabung dengan NKRI setelah kita memproklamasikan kemerdekaan. Bekas Kerajaan Siak tentu saja masih ada di kota ini. Ya, sebuah Istana Kerajaan Siak adalah tempat yang cantik untuk dikunjungi. Istana ini dikelilingi oleh taman yang luas dengan bunga-bunga yang indah. Di dalamnya terdapat banyak sekali barang-barang peninggalan kerajaan beserta foto-foto seputar kerajaan tersebut. Di bagian belakang istana, Anda bisa membawa pulang souvenir yang dijual tentunya. Ingat ya, tidak gratis. Waktu sholat zuhur pun masuk. Kami pun bergerak menuju Masjid Agung Sultan Syarif Hasyim yang terletak dekat dengan Jembatan Siak. Masjid ini lumayan besar, terasnya pun luas. Jika Anda ingin bersantai sejenak di masjid, Anda bisa memanfaatkan kenyamanan teras masjid ini.Siang menjelang, tentunya perut mulai terasa lapar. Di sepanjang jalan di pinggir Sungai Siak, ada banyak sekali tempat makan dengan berbagai macam pilihan menu. Di jalur ini ada sinyal Wi-Fi yang bisa dimanfaatkan. Sayangnya kami tidak berkesempatan untuk mencobanya karena tanda Wi-Fi gratis terbaca ketika kami akan meninggalkan lokasi tersebut.Satu informasi untuk Anda, di kota ini belum terdapat SPBU. Jadi sebelum berangkat, saya sangat menyarankan Anda untuk mengisi bahan bakar kendaraan hingga penuh. Tapi jika memang terpaksa harus mengisi bahan bakar, masih ada warga yang menjual BBM ketengan. Jika di SPBU pertamina harga Premium saat ini Rp 6.600, di Pertamini milik warga harganya Rp 7.500. Harganya akan lebih mahal ketika anda mengisi di ketengan di jalur Pekanbaru-Siak. (travel/travel)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads