Dream Destination Japan
Meramal Cinta dan Keberuntungan di Kuil Kiyomizu-dera
Selasa, 28 Okt 2014 18:52 WIB
Anton Tri Sutrisno
Jakarta - Kuil Kiyomizu-dera di Kyoto punya banyak sisi-sisi menarik yang bikin penasaran. Di sana terdapat Batu Buta dan Batu Peramal yang bisa meramalkan keberuntungan dan cinta. Penasaran?Kuil Kiyomizu-dera adalah kuil yang terdapat di daerah utara Kyoto. Kuil ini menjadi rujukan utama bagi para wisatawan yang menghabiskan waktu liburannya di Kota Kyoto. Kuil yang dibangun pada tahun 798 ini sangat tua dan bersejarah. Namun arsitektur bangunannya masih kokoh hingga kini, walau sering terkena dampak bencana alam.Keistimewaan lain dari kuil Kiyomizu-dera ini adalah terdapat Batu Buta dan Batu Peramal Cinta. Batu Buta tersebut berada di belakang Kuil Utama. Konon, menurut penduduk setempat dengan menutup mata dan berjalan menuju batu peramal dan berhenti sampai tepat di depan batu buta, maka keinginan kita akan tercapai.Dan untuk menguji kesetiaan hati pada pasangan, kita dapat mencoba Batu Peramal Cinta, caranya tetap sama dengan memejamkan mata, namun bila arah kaki kita tidak tepat menuju Batu Peramal Cinta atau melenceng jauh maka hati kita masih memikirkan orang lain.Percaya atau tidak, Silahkan Anda buktikan sendiri. Letak kedua batu tersebut berada di kuil kecil Jishu Jinja yang berada dibelakang bangunan utama kuil Kiyomizu-dera. Namun, sayang karena keterbatasan waktu, Saya tidak sempat mencobanya.Untuk menuju kuil ini, sangat mudah. Anda tinggal naik bus dengan nomor 100, jika Anda berada di Stasiun Kyoto. Jangan lupa untuk membeli tiket bus All Day Pass agar lebih irit.Dream Destination Japan adalah program kerjasama antara situs pencarian traveling, Skyscanner dengan detikTravel. Program ini mengajak d'Traveler liburan bareng ke Jepang selama 5 hari 4 malam, gratis.












































Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Agar Turis Betah, Pemerintah Malaysia Minta Warga Lebih Ramah