Anda Tidak Akan Tersesat di New York!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Anda Tidak Akan Tersesat di New York!

Taufik - detikTravel
Senin, 04 Agu 2014 15:20 WIB
Persimpangan jalan di New York
Pintu masuk subway
Salah satu sudut Times Square
Salah satu jalan di New York
Bus di New York
Anda Tidak Akan Tersesat di New York!
Anda Tidak Akan Tersesat di New York!
Anda Tidak Akan Tersesat di New York!
Anda Tidak Akan Tersesat di New York!
Anda Tidak Akan Tersesat di New York!
Jakarta - New York adalah salah satu kota terbesar di Amerika Serikat dengan belasan juta penduduk mencakup wilayah Queens, Bronx, Manhattan, Brooklyn dan Staaten Island. Tapi di kota sebesar ini, wisatawan tak usah takut tersesat.Asyiknya, dari Bandara JFK atau John F Kennedy, kita mempunyai banyak pilihan transportasi untuk ke pusat kota New York di kawasan Manhattan. Taksi tentu saja yang paling nyaman namun memasang tarif flat sebesar 52 USD plus tol sehingga bisa mencapai 60 USD. Selain itu ada juga bus dan kereta.Kalau kita tidak membawa barang terlalu banyak, menggunakan kereta adalah pilihan yang paling bijak. Dengan ongkos 5 USD kita akan sampai di stasiun subway Jamaica dan kemudian bisa disambung dengan subway ke pusat kota. Kalau kita ke kawasan Manhattan bisa dengan naik subway jalur E dan akan sampai dalam waktu hanya kurang dari satu jam sejak berangkat dari Bandara JFK. Sedangkan kalau naik bus atau taksi akan terkena banyak hambatan berupa kemacetan di kawasan Manhattan yang terkenal banyak lampu merahnya.Untuk subway sendiri, ongkosnya adalah USD 2,75 sekali naik. Sedangkan bila kita akan tinggal beberapa hari dan akan sering menggunakan subway maupun bus selama di New York, dianjurkan untuk membeli tiket langganan seharga USD 30 dan berlaku selama 7 hari. Dengan tiket ini kita bebas naik bus dan subway ke pelosok kota New York selama satu minggu dan untuk kembali ke bandara nanti tinggal membeli tiket dari Jamaica ke JFK sebesar USD 5. Bahkan kalau hanya naik pesawat dari bandara La Guardia, kita bisa menggunakan tiket langganan ini.Jaringan subway di kota New York merupakan salah satu yang terbesar di Amerika Serikat maupun di dunia, karena terdiri dari belasan jalur dan ratusan stasiun di seantero kota yang menjadi markas besar PBB ini. Sehingga banyak stasiun yang dilewati beberapa jalur sekaligus. Salah satu yang paling ramai misalnya adalah stasiun subway 42nd Street Times Square yang dilewati subway jalur A, C, E, 1, 2, 3, 7, N, Q, R, S . Sesampainya di stasiun 42nd Street PABT atau Port Authority Bus Terminal, saya pun kemudian tinggal mengikuti petunjuk arah ke West 40th Street dimana hotel saya berada. Selanjutnya dengan berjalan kurang dari 5 menit saya sudah sampai di depan hotel yang terletak di antara gedung-gedung pencakar langit di Times Square yang terkenal di kawasan Manhattan.New York memang terkenal dengan gedung pencakar langit yang dibangun sejak awal abad ke-20. Ketika kota-kota metropolitan lain di dunia masih berupa kampung, di New York sudah ada Empire State Builiding yang terletak di 5th Avenue dengan ketinggian lebih dari 300 meter dan memiliki 101 lantai itu.Gedung ini menjadi sangat terkenal berkat film King Kong yang legendaris. Selain itu, ada juga Rockefeller Centre yang dibangun pada tahun 1930-an dan juga merupakan gedung pencakar langit dengan model Art Deco yang menawan.Berjalan-jalan di kawasan Manhattan, mulanya cukup membingungkan. Apalagi di malam hari ketika lampu-lampu neon di Times Square mulai menyala dan puluhan ribu pejalan kaki memadati kaki lima yang lebar dan nyaman. Namun ternyata penamaan nama jalan dan nomer gedung di New York memang sangat sederhana. Sekali kita tahu alamatnya, kita tidak usah lagi bertanya dimana lokasinya karena penamaan jalan di kota ini berdasarkan koodrdinat Avenue dan Street.Kawasan Manhatan sendiri dibagi dalam beberapa bagian yaitu Downtown, Mid Town, dan Up Town. Petunjuk arah di stasiun subway juga selalu mengacu kepada Up Town ke arah utara dan Down Town ke arah Selatan. Ada beberapa jalan yang sejajar dan memanjang dari utara ke selatan yang disebut dengan Avenue dan puluhan jalan yang lebih kecil yang memanjang dari barat ke timur dan disebut dengan Street.Penamaan jalan di mulai dari bagian timur Manhataan dengan nama 1st Avenue, walau pun ada beberapa jalan yang lebih pendek menggunakan nama lain. Kemudian sejajar ke barat dengan 2nd Avenue dan 3rd Avenue. Lucunya tidak ada 4th Avenue melainkan Lexington Avenue, Park Avenue dan kemudian Madison Avenue. Setelah itu makin ke barat adalah 5th Avenue.Di sebelah barat 5th Avenue, tidak dinamakan dengan 6th Avenue melainkan dengan Avenue of the Americas dan setelah itu 7th Avenue, 8th Avenue, 9th Avenue dan terus 10th, 11th, dan sampai 12th Avenue. Setelah itu di sebelah baratnya adalah Hudson Bay sehingga penamaan jalan dengan Avenue sudah habis di angka 12 ini.Penamaan jalan dengan street dimulai di kawasaan Lower Manhattan dengan East 1st Street berada di dekat New York Marble Cemetery. Jalan nomer satu ini tidak memiliki bagian barat karena masih terletak di sebelah timur 5th Avenue yang baru mulai di dekat Washington Square Park, dengan 8 West dan East Street. Makin ke utara angka jalan makin besar sehingga di kawasan Times Square adalah sekitar 40th, 41st, dan 42nd Street. Makin ke utara sampai di kawasan Central Park kita akan sampai di sekitar 59th Street. Saking luasnya Central Park ini maka bagian utaranya dibatasi oleh 110th Street.Penamaan jalan makin ke utara makin besar dan kita sudah meninggalkan kawasan Lower Manhattan dan masuk ke kawasan Harleem yang berada di Upper Manhattan. Nama jalan paling besar di kawasan Upper Manhtaan adalah 208th Street dan setelah itu menyeberangi Hudson River dan sampai di kawasan Bronx dimana nama jalan terus membesar hingga ke 263 th street.Karena itu, letak suatu tempat biasanya dinyatakan dengan persimpangan antara Avenue dan Street. Street sendiri pada umumnya terbagi menjadi West dan East dengan 5th Avenue menjadi pemisahnya. Jalan di sebelah barat 5th Avenue akan bernama West 40th Street, sedangkan sambungannya di sebelah timur akan menjadi East 40 Street.Penomeran bangunan juga dimulai dari no 1 di dekat 5th avenue dan kemudian makin besar menuju timur untuk East Street dan makin besar ke barat untuk West Street. Setiap satu Blok akan berubah angkanya per seratus nomer. No 340 West Street misalnya sudah dapat dipastikan terletak tiga blok dari 5th Avenue atau di antara 8th dan 9th Avenue.Dengan berpedoman pada sistem koordinat ini, tentunya walaupun tidak memiliki peta, kita tidak akan pernah tersesat di New York. Bandingkan dengan susahnya mencari alamat di Jalan Raya Kalimalang No 1, itu Jakarta Timur atau Bekasi?
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads