Jejak Dakwah Nabi Muhammad SAW di Masjid Mubahalah Madinah
Selasa, 09 Sep 2014 18:44 WIB

Fajr Muchtar
Jakarta - Saat menunaikan ibadah haji, banyak traveler yang menyempatkan diri mengunjungi tempat-tempat bersejarah terkait dengan Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah Masjid Mubahalah atau disebut Masjid Ijabah di Madinah.Berangkat umroh atau haji adalah sebuah kesempatan untuk menapaki jejak-jejak sejarah yang berkaitan dengan Rasulullah SAW. Makkah dan Madinah menjadi tempat yang cocok untuk bisa menelusuri jejak-jejak itu. Sebab di sini bertebaran situs yang berkaitan dengan peristiwa dakwah Sang Nabi.Salah satu masjid yang tak boleh dilewatkan oleh jemaah adalah Masjid Mubahalah. Nama ini mungkin tak begitu dikenal, karena orang mengenal masjid ini dengan nama Masjid Ijabah.Di Saudi, khususnya Makkah dan Madinah, sebuah kejadian monumental biasanya akan diabadikan dalam bentuk sebuah masjid. Dari sisi penamaan juga akan dikaitkan dengan kejadiannya.Masjid Al Ijabah terletak di Jalan Malik Fahd, Madinah, sekitar 385 meter dari Pemakaman Baqi. Untuk bisa ke sana cukup berjalan kaki. Sambil menikmati lorong-lorong hotel di sekitar Masjid Nabawi, sambil membayangkan peristiwa yang terjadi di tempat itu.Sebetulnya, adanya dua penamaan itu berkaitan dengan sebuah kejadian di masa Rasul. Tak lama ketika Rasulullah SAW tinggal di Madinah, para pendeta Najran mengajak Rasulullah untuk melakukan mubahalah.Mubahalah adalah satu model untuk membuktikan kebenaran atau mengakhiri perselisihan dengan cara berdoa kepada Allah agar menjatuhkan laknatnya kepada pihak yang berdusta. Akibat dari mubahalah ini tentu saja yang salah akan kena laknat dan musibah.Rasulullah menyanggupi tantangan mubahalah itu, dan kemudian mengajak Ali, Fatimah, Hasan dan Husein. Melihat kedatangan rombongan Rasulullah yang dipenuhi dengan cahaya ketuhanan, para Pendeta Najran itu kemudian mengurungkan niat bermubahalah.Nah, tempat terjadinya peristiwa mubahalah itu adalah tempat di mana Masjid Mubahalah sekarang berada. Penamaan masjid itu dengan Masjid Ijabah juga terkait dengan berita yang mengatakan, bahwa di masjid ini Rasulullah berdoa kepada Allah, terkait dengan nasib umat dan langsung diijabah atau dikabulkan oleh Allah saat itu juga.Pada kali pertama, Rasulullah memohon agar Allah tidak membinasakan umat Muhammad dengan kekeringan dan kelaparan. Doa ini langsung diijabah Allah. Doa kedua, Rasul memohon agar Allah tidak membinasakan umat Muhammad dengan menenggelamkan. Doa ini pun dikabulkan Allah.Dalam doa ketiga Rasulullah memohon agar tidak terjadi fitnah dan perselisihan di kalangan umatnya. Sayangnya, doa itu ditunda oleh Allah SWT.Mengingat dua hal itu, banyak yang sengaja datang ke Masjid Mubahalah atau Ijabah ini. Tentu untuk salat dan berdoa kepada Allah. Harapannya, tentu dengan keberkahan dari Rasulullah dan masjid ini serta ridha Allah, doa kita juga terkabul.
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta