Kisah Nelayan Pemburu Paus di Lamalera
Selasa, 08 Okt 2013 11:11 WIB
rikar beding
Jakarta - Dunia perlu belajar kearifan lokal pada Desa Lamalera di NTT. Mereka berburu paus tidak dengan membabi buta, melainkan secara tradisional dengan penghormatan tinggi. Karena, laut memberikan penghidupan untuk mereka.Sebuah desa bernama Lamalera di NTT yang mayoritas nelayan, masih mempertahankan budaya perburuan paus yang tradisional. Perjalanan jauh menuju Desa Lamalera akan terbayar ketika sampai di desa ini. Sebuah tradisi unik menangkap paus secara tradisonal yang turun temurun.Desa Lamalera, Pulau Lembata, merupakan bagian dari Nusa Tenggara Timur. Pulau Lembata sendiri terletak 190 kilometer di sebelah utara Kupang, Ibukota Nusa Tenggara Timur. Perjalanan yang ditempuh pun cukup mudah, baik melalui laut maupun daratΒ untuk menuju Desa Lamalera.Karena laut memberikan hidup dan penghidupan kepada orang Lamalera, maka medan laga itu diperlakukan dengan hormat. Orang Lamalera tidak memiliki kepercayaan tentang seorang penguasa laut, seperti Nyai Roro Kidul pada budaya Jawa. Tetapi arwah orang-orang yang meninggal di laut diyakini menjadi penghuni laut dan ikut menjaga keselamatan dan kesuksesan para nelayan.












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru