Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?

Teguh Nugroho - detikTravel
Senin, 11 Nov 2013 11:36 WIB
loading...
Teguh Nugroho
Kawasan Pecinan di sepanjang Jalan Pancoran
Pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Pintu Besar Sel
Pelukis Jalanan di Sepanjang Jalan Pintu Besar Selatan
Menyusuri lorong-lorong sempit Pecinan
Tempat tidur hotel dengan spring-bed
Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?
Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?
Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?
Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?
Siapa Bilang Tak Bisa Bertualang di Jakarta?
Jakarta - Bagi traveler dari luar kota, Jakarta justru menjadi destinasi petualangan yang seru. Menjelajah Kota Tua dan menginap di hotel murah di kawasan Glodok, Jakarta bisa menawarkan pengalaman menarik dan wajahnya yang lain.Siapa bilang di Jakarta tidak ada hotel murah? Selain di Jalan Jaksa yang tersohor sebagai kawasan backpacker itu, Anda bisa temukan banyak hotel murah dengan tarif Rp 100 ribuan di kawasan Glodok, Jakarta Barat. Lokasi liburan strategis bagi pelancong luar Jakarta ini hanya selemparan batu dari Kota Tua.Saya habiskan akhir pekan lalu di Jakarta. Setelah mencari informasi dari beberapa web reservasi hotel, saya temukan beberapa hotel murah dengan harga di bawah Rp 200 ribu di sepanjang Jalan Hayam Wuruk atau Gajah Mada sampai Jalan Pintu Besar Selatan, sebut saja Hotel Mustika, Hotel Mutiara, atau Hotel Pintu Besar.Pilihan saya jatuhkan pada Hotel Pancoran Jaya. Dengan harga Rp 178 ribu, saya sudah memperoleh sebuah kamar dengan ranjang besar, AC, dan shower air hangat.Cukup dengan jalan kaki sekitar 5 menit, saya sudah sampai di kawasan Kota Tua. Pelukis-pelukis jalanan ada di sepanjang jalan menuju Kota Tua, menggunakan trotoar kota yang cukup luas sebagai lapak bisnisnya.Sementara di sepanjang Jalan Pancoran, toko-toko dan rumah makan khas China berderet di sepanjang jalan, sangat mencolok dengan aksara China dan warna merahnya. Rupanya kawasan ini juga merupakan kawasan Pecinan.Pantas saja, interior hotel tempat saya menginap pun penuh dengan ornamen China. Bahkan nama hotelnya saja ditulis dengan aksara latin dan aksara China. Aroma dupa menyebar di seantero hotel dan sepanjang jalan-jalan sempit.Menarik. Dalam satu kawasan, saya bisa menjelajah Kota Tua dan kawasan Pecinan. Tak hanya itu, Jalan Pintu Besar Selatan juga dekat dengan halte busway TransJakarta Kota. Mau ke Monas, Istiqlal, Katedral, dan destinasi menarik lainnya, bisa dilakukan dengan mudah.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads