Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta

Anggi Agistia - detikTravel
Rabu, 11 Des 2013 11:50 WIB
loading...
Anggi Agistia
Peta Wisata Desa Tembi
Pematang sawah yang indah
Petunjuk Arah
Tempat bersantai ditengah sawah
Batik Gallery
Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta
Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta
Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta
Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta
Desa Wisata Tembi, Kampung Seni yang Kreatif di Yogyakarta
Jakarta - Yogyakarta identik dengan keraton, gudeg dan Malioboro dan candi-candinya. Selain belanja dan berwisata kuliner, turis juga bisa berwisata budaya di Desa Tembi. Inilah wajah lain DI Yogyakarta.DI Yogyakarta tak henti menyuguhkan lokasi yang ingin dikunjungi, salah satunya Desa Wisata Tembi. Desa ini berlokasi di sebelah selatan Yogyakarta, tepatnya di Dusun Tembi, Desa Timbulharjo, Kabupaten Bantul. Jika hendak pergi ke Pantai Parangtritis sebetulnya kita melewati jalan untuk masuk ke kawasan ini lho!Desa Wisata Tembi sendiri merupakan nama yang diadaptasi menjadi sebuah lembaga kebudayaan Rumah Budaya Tembi. Di desa ini kita bisa menginap di cottage maupun rumah-rumah warga. Dengan membayar Rp 50-100 ribu per orang, kita sudah bisa menginap semalam dan juga diberi sarapan pagi.Di Tembi ada banyak tempat yang bisa dikunjungi, ada galeri batik, sebuah cottage cantik, sebuah restoran yang unik dan sebuah galeri lukisan. Oh iya, di sini kita juga bisa melihat pembuatan aneka kerajinan khas Yogyakarta, seperti keranjang anyaman dan aneka dompet.Selain itu juga ada Museum Rumah Budaya Tembi, yang memiliki koleksi yang cukup variatif seperti peralatan tradisional masyarakat Jawa, keris, tombak, peralatan bertani, peralatan seni membatik, gamelan dan lain sebagainya.Β Setelah berkeliling desa, saya menyempatkan diri mengobrol dengan penduduk setempat. Katanya, pembangunan desa ini sebetulnya belum rampung semuanya, semenjak bencana meletusnya Gunung Merapi beberapa tahun silam.Pendanaan yang alot dari pemerintah serta bantuan lainnya bagi masyarakat setempat cukup lama datangnya. Sehingga sebagian besar pembangunan desa baru selesai.Suasananya yang sejuk, penduduknya yang ramah dan suasana pedesaan yang membuat tak ingin pulang. Tertarik? Yuk kemari, d'Travelers!
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads