Berwisata ke Curug Tujuh Cilember, Asyiknya Ramai-ramai
Sabtu, 06 Jul 2013 09:25 WIB
Ulfa Khoirotunnnisa
Jakarta - Berwisata ke air terjun ke Cilember, Bogor bersama keluarga, apalagi sambil membawa anak berumur 5 tahun, adalah sebuah tantangan. Suasana alam yang segar membuat semua rasa lelah tak terasa.Kami berolahraga menuju tempat wisata air terjun bersama anak kecil berumur 5 tahun. Mendaki dan melewati banyak pemandangan eksotis, apakah Leony si kecil kuat?Aku dan Savira Wachyudika serta keluarga sudah bersiap memakai pakaian dan sepatu olahraga. Meskipun tujuan awalnya bukan untuk berolahraga, kami sangat semangat! Dengan semangat '45 awal perjalanan dimulai. Anak yang berumur 5 tahun yaitu Leony, dia memaksa untuk ikut bersama Aku, Vira dan Oma.Pertama kita melewati beberapa rumah penduduk, cukup asing tapi mereka ramah sekali membuat suasana menjadi biasa aja. Om-nya Vira yang membawa kamera sempat mengabadikan anak-anak kecil yang berangkat sekolah sangat riang. Om Keanny juga mengabadikan foto kita, aku, Vira, Leony, Oma, Bi Atem, dan Putri.Melewati sungai yang penuh dengan batu kali, yang aku sayangkan dari keindahan itu ada sampah yang selalu jadi masalah. Aku dan Vira melihatnya cukup miris. Mungkin warga sudah rajin membersihkannya, cuma ada tangan-tangan yang masih tidak punya perasaan. Kami pun melanjutkan perjalanan.Sudah lumayan juga jalan, daerah sawah dan ladang telah dilewati. Leony semangat banget padahal menanjaki tanjakan daerah villa-villa kira-kira 78 derajat. Capek juga ya!Kita disini seperti terhipnosis. Setiap ada tempat bagus pasti harus berfoto. Sepertinya air terjun sudah kelihatan dari jauh, okey semangat!Sampailah kami di loket masuk, saya kira kita sudah langsung masuk ke air terjunnya. Ternyata kami masih harus jalan ke depan, mendaki dan melewati 2 jembatan sudah membuat cukup pegal. Akhirnya, sampai deh di air terjun! Setelah sampai kita main-mai air dari yang muda si Leony atau pun yang tua-tua.












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong