Inilah Sisi Tenang dari Jakarta
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Inilah Sisi Tenang dari Jakarta

Eva dwi ratnawati - detikTravel
Kamis, 28 Feb 2013 14:10 WIB
Jakarta - Jakarta tidak melulu tentang macet dan gedung tinggi. Masih ada Kepulauan Seribu yang menawarkan pemandangan cantik dan menenangkan yang bisa jadi destinasi liburan akhir pekan Anda kali ini.Mengenal Jakarta tidak hanya gedung-gedung mewah bertingkat. Jakarta juga memiliki wilayah kepulauan yang sayang untuk dilewatkan. Ya itulah Kepulauan Seribu yang terdiri dari gugusan pulau-pulau indah.Teringat waktu itu, 12 Juli 2012, saya dan rombongan menyiapkan diri untuk berlibur sambil melepas penat ke wilayah Kepulauan Seribu. Kami berencana mengunjungi pulau-pulau terdekat dari daratan Jakarta Utara seperi Pulau Onrust, Pulau Cipir dan Pulau Kelor.Sekitar pukul 11.30 WIB, kami semua bertolak menyeberang ke Kepulauan Seribu. Bersama rombongan yang berjumlah 20 orang, tim kami memulai perjalanan menggunakan jasa perahu nelayan melewati perkampungan nelayan Muara Kamal.Setelah melewati perjalanan sekitar 30 menit, rombongan kami tiba di pulau pertama yakni Pulau Kelor. Pulau ini sangat kecil dan tidak berpenghuni. Tadinya kami hampir pesimis bisa berlabuh di pulau ini, mengingat informasi yang kami dapatkan jika tidak setiap waktu semua perahu bisa berlabuh di pulau ini.Di Pulau Kelor kami mendapati bangunan kuno berupa peninggalan benteng bekas zaman penjajahan. Tidak terlalu lama kami berada di pulau ini mengingat angin laut yang tidak tentu. Akhirnya setelah cukup berfoto-foto, kami melanjutkan perjalanan ke pulau berikutnya yakni Pulau Onrust.Dengan menempuh perjalanan sekitar 30 menit, kami tiba di Pulau Onrust. Dengan membayar uang retribusi sebesar Rp 2.000/orang, rombongan kami segera menjelajah pulau ini.Pulau Onrust lebih luas dari Pulau Kelor. Selain peninggalan berupa museum dan makan kuno, ada juga beberapa penduduk yang tinggal di sana. Kami menyusuri sudut demi sudut wilayah Pulau Onrust. Kami sempat mendatangi museum yang di dalamnya terdapat penjelasan yang berkaitan dengan sejarah pulau ini. Selain itu kami juga melihat peninggalan bangunan lain dan juga tempat pemakaman. Setelah cukup puas berkeliling, kami memutuskan untuk beristirahat makan siang di warung yang ada di pulau ini serta solat dzuhur di musala setempat.Sekitar 1,5 jam kami berada di Pulau Onrust. Berikutnya kami melanjutkan perjalanan ke pulau terakhir yang akan kami kunjungi yakni Pulau Cipir. Sebenarnya Pulau Onrust dan Cipir dahulu terdapat jembatan penghubung. Namun sekarang jembatan tersebut sudah tidak berfungsi sehingga kami melanjutkan perjalanan dengan menyebrang menggunakan kapal nelayan yang sedari tadi kami tumpangi.Setibanya di Pulau Cipir, rombongan kami segera bergegas menikmati pantai. Dibanding dua pulau sebelumnya, pantai di Pulau Cipir ini lebih mendukung untuk kami menikmati aktivitas pantai seperti bermain air. Secara keseluruhan bangunan khas yang berada di Pulau Cipir ini tidak sebanyak yang terdapat di Pulau Onrust. Menurut informasi, kedua pulau ini dulunya merupakan satu daratan. Namun karena letusan Gunung Krakatau tahun 1800-an akhirnya kedua pulau ini terpisahkan.Setelah cukup lama bermain sambil santai, sekitar pukul 16.30 WIB kami memutuskan untuk segera kembali. Karena keadaan ombak dan angin yang semakin membesar kami harus lekas pulang. Tak membutuhkan waktu terlalu lama, pukul 17.00 WIB kami sudah tiba kembali di pelabuhan nelayan Muara Kamal.Sungguh perjalanan yang luar biasa. Pulau Seribu memang indah, akan lebih terasa jika kita bisa menjadi bagian maupun juga menikmati keindahannya. (travel/travel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads