Dream Destination Papua
Yuk! Ikut Para Mama di Kaugapu Mengolah Sagu
Kamis, 29 Nov 2012 14:30 WIB
Keken_Hamzah
Jakarta - Setelah puas menikmati Tari Semut, kali ini saya berkesempatan mengikuti proses pembuatan sagu bersama para mama di Desa Kaugapu, Timika. Proses ini dilakukan oleh dua sampai enam orang secara bersama-sama.Satu demi satu, para mama bergantian menghancurkan pohon sagu yang telah ditebang. Sementara itu, mama yang lain menyiapkan alas ramas yang dibuat dari pelepah sagu.Β Pohon sagu dihancurkan menggunakan pangkur, senjata tradisional Papua. Karena itu, proses awal ini dikenal sebagai 'proses pangkur sagu'. Selanjutnya adalah 'tahap ramas' atau tahap meremas sagu, yakni upaya untuk memisahkan sari sagu dari ampasnya.Langkah selanjutnya cukup mudah. Para mama mengambil sagu yang telah dihancurkan, kemudian meletakkannya di atas pelepah sagu. Sagu itu kemudian diberi air dan diperas dengan kuat agar seluruh saripatinya tidak ada yang terbuang. Sedangkan ampasnya, bisa langsung dibuang.Air sagu yang sudah ditampung itu didiamkan beberapa saat untuk mengendapkan sagunya. Setelah mengendap, sagu ini dapat dijemur agar menjadi tepung atau langsung diolah menjadi makanan pokok, Papeda."Papeda paling enak dimakan dengan ikan sambilan segar, kalo kita makan pagi bisa kenyang sampai malam" ujar Mama Bena, salah satu mama yang ikut mengolah sagu hari itu.Β Para mama ini telah belajar mengolah sagu sejak kecil. Mereka belajar secara turun temurun dari orang tua mereka. Tidak heran jika tenaga mereka sangat kuat dan luwes dalam mengolah pohon sagu.Sayangnya, saya belum bisa mencicipi Papeda hari ini. Semoga besok atau lusa ya.Dream Destination Papua adalah program yang diselenggarakan oleh detikTravel, myTrans dan PT Freeport Indonesia. Selama 12 hari, 3 pemenang yaitu Keken, Anisa dan Husni akan menjelajah Papua dari Timika, Merauke, sampai Jayapura. Simak terus perjalanan mereka di situs perjalanan kesayangan Anda, detikTravel.












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong