Jakarta - Ada taman cantik di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini. Di sana ada rumah semut raksasa yang menjadi daya tarik dan beberapa pedagang suvenir khas yang meramaikan suasana di ujung timur perbatasan Indonesia ini.Pak Ma'ruf adalah panggilan akrabnya. Dia adalah salah seorang anggota polri yang ditugaskan di derah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini ini. Dengan penuh semangat, dia mendampingi kami menjelaskan tentang area perbatasan ujung timur Indonesia. Ternyata, taman tempat kami berpijak ini hanya berjarak 15 km dari Papua Nugini.Taman ini dibuat oleh Pak Ma'ruf dari tahun 2005 hingga 2009. Dengan dibantu istrinya, ia mempercantik kawasan perbatasan perbatasan Indonesia ini. Dan pada tahun 2010, Pak Ma'ruf mulai mengajak masyarakt sekitar untuk ikut bergabung meramaikan taman ini dengan menjual suvenir khas. Pak Ma'ruf pun ikut serta bejualan dengan membuat pondok makan di dekat taman tersebut.Bahkan sampai sekarang pun, taman ini ramai dikunjungi oleh warga setempat hingga orang dari luar daerah. Selain menjadi objek wisata pada hari minggu dan hari libur, pondok tempat makan yang di bangun Pak Ma'ruf dan istrinya dipergunakan untuk balai pengajaran. Pak Ma'ruf juga menyediakan beberapa buku bacaan bagi anak-anak yang belajar di sana.Menurut pak Ma'ruf, dulu sebelum di buat taman, derah ini hanya berupa semak-semak rumput liar. Kemudian pak Ma'aruf dan istrinya berinisiatif untuk membuat derah itu menjadi sebuah taman yang sangat rapi dan bersih. Sangat cantik!
(travel/travel)
Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru