Program TransJ Gratis Batal, Masuk Ancol Gratis Tetap Jalan
Selasa, 19 Jun 2012 15:15 WIB
Fitraya Ramadhanny
Jakarta - Siap-siap kecewa untuk libur akhir pekan ini. Program naik bus TransJakarta gratis untuk memperingati HUT Jakarta ke-485 batal dilaksanakan. Untung saja, program masuk Ancol gratis terkait HUT Jakarta, tetap terlaksana.Awalnya, program naik bus TransJ gratis ini akan dilaksanakan pada Minggu, 24 Juni mendatang. "Programnya batal dilaksanakan," kata Humas BLU TransJ, Sri Ulina Pinem, kepada detikTravel, Selasa (19/6/2012).Ulina mengatakan program naik bus TransJ gratis ini merupakan bagian dari 'Senyum Jakarta' yang digelar untuk memperingati HUT Jakarta ke-485. Saat ditanya apakah pembatalan ini terkait dengan kampanye pemilihan gubernur DKI yang digelar pada 24 Juni sampai 7 Juli, Ulina mengatakan tidak mengetahuinya."Saya tidak tahu, tapi kami mengikuti saja," ucapnya.Sementara itu, program lainnya terkait HUT Jakarta adalah masuk Ancol gratis yang akan digelar 22 Juni 2012. Acara ini tetap jalan seperti rencana."Kalau masuk Ancol untuk memperingati HUT Jakarta tetap jalan," kata Humas Ancol Metty Yan.Metty mengatakan, program masuk Ancol merupakan program rutin tahunan dan tidak terkait dengan pemilihan Gubernur DKI Jakarta. "Ini program rutin yang sudah dilakukan sejak zaman Pak Sutiyoso," katanya.Metty mengatakan, warga yang masuk ke Ancol tidak dikenakan biaya. Hanya mobil atau motor yang dibwwa pengunjung yang dikenakan biaya masuk."Ini gratis untuk orangnya, kalau ada yang bawa mobil atau motor dikenakan biaya masuk kendaraan. Kecuali kalau naik sepeda, itu juga gratis," katanya.Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta merencanakan sejumlah kegiatan pada tanggal 18-24 Juni 2012. Kegiatan yang dikemas dalam program 'Senyum Jakarta' itu untuk menyambut HUT Jakarta ke-485, termasuk rekreasi gratis naik bus TransJ, masuk Ancol, dan masuk Taman Margasatwa Ragunan.Namun karena berdekatan dengan kampanye pilkada DKI Jakarta, KPU dan Panwaslu merekomendasikan agar program tersebut dibatalkan. Hal ini untuk menghindari kecurigaan program tersebut dijadikan ajang kampanye cagub incumbent.Nala Edwin - detikNews












































Komentar Terbanyak
Doyan Kampanye Anti Islam, Visa Influencer Israel Ditolak Australia
Eks Presiden FIFA: Jangan Pergi ke AS Saat Piala Dunia!
Makam Tak Biasa Pemilik Ajian Pancasona, 'Tergantung' di Atas Tanah