Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!

Putri Rizqi Hernasari - detikTravel
Rabu, 20 Jun 2012 15:52 WIB
loading...
Putri Rizqi Hernasari
Seorang ibu sedang sibuk mengolah bahan tiwul (dok. Putri/detikTravel)
Tungku pembakaran (dok. Putri/detikTravel)
(dok. Putri/detiktravel)
(dok. Putri/detikTravel)
Tiwul (dok. Putri/detikTravel)
Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!
Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!
Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!
Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!
Tiwul di Gunungkidul, Makannya Enak, Masaknya Asyik!
Jakarta - Tangan para ibu tampak terampil mencampur tepung dengan air gula. Hasil campuran pun dibakar dan jadilah sebuah hidangan lezat khas Gunungkidul. Semua itu bisa Anda lihat langsung di dapur pembuatan tiwul di Gunungkidul.Berasap, itulah kesan pertama yang ditangkap begitu pertama kali masuk ke dapur pembuatan tiwul. Tampak ibu-ibu sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Ada yang membuat adonan, ada pula yang sibuk di perapian.Semuanya bekerja untuk membuat satu olahan makanan khas Gunungkidul, yaitu tiwul. Tiwul adalah salah satu makanan pokok yang ada di Kabupaten Gunungkidul, DIY.Makanan ini terbuat dari tepung singkong, yang kemudian dicampur dengan air gula merah. Setelah dicampur rata, adonan ini dibakar di menggunakan kayu bakar.Proses pembuatannya, mulai dari penggabungan adonan hingga pembakaran, bisa memakan waktu sekitar satu jam. Semua itu bisa Anda saksikan langsung jika berkunjung ke tempat penjualan tiwul Yu Tum di Jl Pramuka, Wonosari, Gunungkidul.Dengan ramah para ibu di Yu Tum akan menyambut kedatangan Anda. Mereka juga mempersilakan siapa saja yang ingin masuk langsung, atau sekadar mengintip dapur pembuatan tiwul.Eits, tapi bersiaplah dengan kepulan asap di dapur ini. Hampir seluruh dapur pembuatan tiwul dipenuhi dengan asap pembakaran. Ini karena dalam proses pembuatan tiwul, masih menggunakan kayu bakar.Setelah dirasa matang, tiwul pun diangkat dan siap dibawa pulang oleh para pelancong. Tepat rasanya jika memilih makanan ini sebagai oleh-oleh khas Gunungkidul.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads