Jakarta - Festival Danau Sentani 2012 yang berlangsung di Kawasan Wisata Kalkhote, Kabupaten Jayapura, Papua, berakhir sudah. Festival ini memperkenalkan beragam budaya dan kekayaan alam Papua."Festival Danau Sentani membuka ruang yang sangat luas di bidang pariwisata, ekonomi, kuliner, jasa, juga industri yang berdampak pada perekonomian Jayapura dan Papua," tutur Bupati Jayapura, Jansen Monim dalam pidato penutupan Festival Danau Sentani (FDS) 2012 di Khalkote, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (23/6/2012).Sejak berlangsung pada Selasa (19/6/2012) lalu, FDS menyuguhkan beragam pertunjukan seni dan budaya khas Papua. Saat pembukaan, Tari Perang Felabhe memeriahkan Kawasan Wisata Khalkote yang menjadi tempat diselenggarakannya festival ini."Sampai hari ini ada 97.835 pengunjung dengan jumlah perputaran uang sebesar Rp 5,4 miliar," tambah Jansen.Walau begitu, Jansen mengemukakan, ada beberapa ketimpangan pada festival kali ini. Misalnya, di sektor usaha kerajinan dan seni."Juga infrastruktur dan lahan. Butuh dukungan serius dari pemerintah, swasta, dan masyarakat," lanjutnya.Mewakili seluruh pihak yang terlibat dalam festival ini, Jansen berharap FDS tahun depan akan lebih dikenal masyarakat domestik dan mancanegara. Selain juga, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.Rangkaian FDS berakhir dengan pemukulan Tifa (alat musik khas Papua). Walau begitu, acara masih berlanjut dengan serangkaian tari-tarian hingga pukul 18.00 WIT nanti berakhir dengan upacara adat.
(dtvl/dtvl)
Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong